25.5 C
Banda Aceh

Zaini Abdullah akan keluar dari Partai Aceh

Headline

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, yang juga merupakan pendiri dan sekaligus anggota Partai Aceh (PA), menegaskan bahwa dirinya akan keluar dari partai tersebut.

Penegasan bahwa dirinya akan keluar dari partai yang Ia dirikan dan dicintainya tersebut, Ia sampaikan pada pertemuan dan silatuhrahmi dengan ratusan masyarakat Lhokseumawe, Minggu (3/4).

Kepada warga Zaini menerangkan, alasan pertama dirinya keluar dari partai, sebab secara aturan, seorang yang akan maju melalui jalur independen sesuai ketentuan wajib keluar dari partai. “Nah untuk sementara, saya akan keluar, dan nanti akan kembali lagi,” katanya.

Dan jika Ia terpilih nantinya, maka langkah pertama yang akan segera dilakukannya adalah mereformasi partai tersebut, sebab, lanjut Zaini, PA telah melenceng dari cita cita awal pembentukannya.

Zaini mengungkapkan, saat awal proses pembentukan dan pembangunan PA, bukanlah hal yang mudah, walau keberadaan partai ini sebagai salah satu buah hasil perdamaian, proses dan jalan terjal sebagai salah seorang penggagas dan pendiri telah berhasil dilewati dengan baik.

Namun, terang Zaini, ketika partai sudah berdiri, aturan sudah dibentuk, seperti anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, struktur sudah dibangun, dengan ada fungsi Majelis Tuha Peut (MTP), Ketua umum, Sekjen dan struktur dibawahnya, tapi karena nafsu dan kekuasaan, ketua umum partai telah melakukan pelanggaran dengan berbuat sesuka hati, dan tidak lagi menghargai mekanisme yang ada di partai.

“Tidak ada demokrasi lagi di PA saat ini,” kata Zaini.

Keberadaan Tuha Peut Partai, yang semestinya dalam ketentuan AD ART sebagai pemegang kekuasaan dan kedaulatan tertinggi, sudah tidak lagi di fungsikan dan dianggap keberadaannya.

“Majelis Tuha Peut Parta dilecehkan, dan tidak dianggap, semua keputusan partai diputuskan secara personal oleh ketua umum, dan ini kesalahan besar di tubuh PA saat ini,” terang Zaini.

Dalam AD ART PA, posisi MTP itu seperti Majelis Suro, sebagai pemegang mandat tertinggi di partai, namun fakta hari ini, semua dilanggar oleh ketua umum.

Karena itu, sambung Zaini, dirinya keluar untuk sementara, dan akan kembali lagi untuk memperbaiki partai, dan mengembalikan partai yang saya cintai itu seperti ide awal pembentukannya.

“Saya pendiri dan saya cinta PA, dan saya berjanji akan memperbaikinya nanti,” tandas Zaini. [Saky]

Berita Terkait

Trending

Satgas Covid Aceh Tak Paksa Warga Harus di Suntik Vaksin

Banda Aceh (KANALACEH.COM) - Tim Satgas Covid Aceh akan memulai vaksinasi pada Jumat, 15 Januari 2021.10 pejabat prioritas akan di suntik pertama lalu diikuti...

Polisi Sita Satwa Langka di Rumah Bandar Sabu 200 Kilo di Banda Aceh

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Polresta Banda Aceh dan BKSDA Aceh menyita berbagai macam hewan langka dan dilindungi dari rumah seorang gembong narkoba yang...

Inilah 5 Syarat Menikahi Polwan Yang Harus Anda Ketahui

Kanal Aceh - Menikah memang harus melewati proses saling mengenal yang tidak bisa dianggap remeh. Baik dari sisi pria maupun wanita. Dari sisi Pria...

Usai Teler Hisap Ganja, Polisi Tangkap Keuchik di Abdya

Blangpidie (KANALACEH.COM) - Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil menangkap keuchik Gampong Tokoh 1 kecamatan Manggeng inisial MA. Dirinya ditangkap pihak kepolisian diduga terlibat penyalah...

Berita Terbaru