Diduga mesum, satu pasangan diamankan

Satu pasangan yang diduga berbuat mesum di interogasi langsung oleh Walikota Banda Aceh, di Kantor Desa Lamdingin, Selasa (19/7) malam. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Diduga mesum satu pasangan digrebek warga disalah satu rumah yang terletak di Jalan Mujahidin, Desa Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (19/7) malam.

Pasangan bukan muhrim tersebut diketahui laki-laki berinisial YS warga Kabupaten Pidie, kesehariannya berprofesi sebagai pengacara dan juga kader partai demokrat.

Sedangkan perempuannya berinisial MA, tercatat sebagai mahasiswi warga Rukoh, Darussalam. Kedua pasangan tersebut telah mempunyai istri dan suami masing-masing.

Ads

Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif I Panigoro kepada wartawan menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada Selasa malam, sekira pukul 23:30 WIB. Warga menaruh curiga terhadap salah satu rumah yang dikunjungi pasangan tersebut.

Atas dasar itulah, lanjut Syukrif,  tokoh gampong menghubungi Babinsa lamdingin dan diteruskan ke Polsek Kuta Alam.

Berbekal informasi tersebut, Babinsa bersama aparat gampong dan WH mendatangi rumah yang diduga mesum tersebut.

“Waktu tiba ditempat kejadian,kedua pasangan tersebut tidak mau membukakan pintu, dan pelaku pria berusaha melarikan diri,” katanya.

Ia menambahkan, setalah berhasil dikepung, akhirnya pasangan tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke kantor geuchik Lamdingin.

Tiba di kantor geuchik, pelaku laki-laki sempat loncat dan melarikan diri sehingga terjadinya aksi kejar-kejaran dengan pihak kepolisian, WH dan pemuda gampong.

“Kalau mereka tidak berbuat apa-apa, tidak mungkin mereka panik saat didatangi warga,” ujarnya.

Aksi kejar-kejaran tersebut membuat warga sempat emosi, sehingga nyaris menghakimi YS. Pantauan wartawan di lapangan, puluhan warga memadati kantor keuchik untuk melihat kedua pasangan tersebut.

Dalam penangkapan tersebut juga dihadiri walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Kepala Satpol PP Kota Banda Aceh, Yusnardi.

Walikota Banda Aceh, Illiza mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan saksi dan akan memproses dengan tegas pasangan non muhrim tersebut, apabila benar melakukan mesum.

“Kebetulan malam ini saya lagi razia warnet dan tempat maskiat lainnya, dan mendapatkan informasi disini ada ditangkap pelaku mesum dan saya langsung kesini,”ujar Illiza.

Seusai dilakukan interogasi, tidak jauh dari lokasi, Razia tersebut mengamankan satu tempat game online dan warnet yang kedapatan masih beroperasi tengah malam. Kemudian, satpol PP menyita sekitar lima unit komputer di tempat tersebut. [Randi]

Ads