Permainan tangkap belut warnai pembukaan Peda KTNA Aceh 2016

Peserta lomba berusaha memindahkan belut ke ember yang telah diberi jarak sekitar 15 meter dari ember semula. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Permainan tradisional tangkap belut mewarnai acara perdana pembukaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) Provinsi Aceh 2016 yang diselenggarakan di Stadion harapan bangsa, Banda Aceh, Sabtu (23/7).

Permaianan yang diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh ini mendapatkan perhatian para peserta KTNA. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ikut serta dalam perlombaan tersebut.

Cara bermainnya bagi sebagian peserta cukup mudah. Hanya menangkap belut sebanyak dua ekor dari dalam ember yang diisi air, lalu dipindahkan ke panci lainnya yang berjarak sekira 15 meter.

Ads

Seorang peserta yang mengaku berasal dari Aceh Barat Daya (Abdya) cukup tertarik dan tertantang untuk mengikuti pertandingan itu. Baginya, menangkap belut sudah menjadi hal yang biasa dan sering dilakukan.

“Mudahnya itu Bang, cuma nangkap belut di dalam ember, habis tu dipindahkan ke ember lainnya, kalau susah itu nangkap belut di sawah,” ujar Rozi, sembari tertawa.

Namun, dari pantauan Kanalaceh.com, banyak juga peserta yang sama sekali tidak berhasil menangkap dan memindahkan belut ke ember lainnya.

Bahkan, sampai ada yang jatuh bangun ditengah jalan karena mempertahankan belut yang digenggam selalu lepas.

Panitia permainan tersebut, Julia kepada Kanalaceh.com menjelaskan, permainan itu diperuntukkan bagi anggota KTNA yang hadir. Peserta cukup membayar Rp5.000 untuk anak-anak dan Rp10 ribu buat orang dewasa. Pemenangnya akan diberikan hadiah langsung.

Ia menambahkan, selain lomba tangkap belut, panitia juga mengadakan lomba tangkap lele, lomba ikan cupang dan beragam permainan lainnya. [Randi]

Ads