ilustrasi. (rri)

Malang (KANALACEH.COM) – Sesosok mayat tanpa kepala ditemukan di delta Sungai Lesti, Desa Wonokerto Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Mayat tersebut ditemukan oleh para penambang pasir pada Jumat (11/11) sekitar pukul 12:30 WIB.

Saat itu para penambang mencurigai banyaknya lalat beterbangan. Mereka kemudian mendekati dan setelah diperiksa ternyata ditemukan sesosok mayat yang sudah membusuk. Ketika ditemukan, kondisi mayat sudah tidak utuh lagi.

Tubuh bagian kepala hingga dada sudah lenyap. Demikian pula pada kaki mulai bagian lutut ke bawah sudah tidak ada. Mayat kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Syaiful Anwar oleh petugasĀ  kepolisian dari Polsek Pagelaran dan Polsek Bantur. Kasat Reskrim Polres Malang AKBP Adam Purbantoro mengatakan, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.

AdsPHP Dev Cloud Hosting

“Jika dilihat dari kondisi tubuh saat ditemukan, mayat diduga sudah meninggal sekitar sebulan yang lalu,” katanya pada Jumat (11/11) di Malang. Tidak ada pakaian yang tersisa di tubuh korban kecuali celana dalam berwarna merah.

Menurut Adam, kuat dugaan mayat itu adalah korban hanyut di sungai. Perkiraan ini didasarkan atas penampakan fisik mayat yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan akibat terkena hempasan air. “Kemarin pada 16 Oktober sempat ada laporan warga tenggelam di aliran sungai dan sampai ini masih belum ditemukan, mungkin mayat adalah korban yang dimaksud,” kata Adam.

Dugaan pihak kepolisian ternyata tidak meleset. Setelah beberapa jam berada di kamar mayat RSUD Syaiful Anwar, sore harinya datanglah keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya yang bernama Wiji Winarno. Keluarga yang datang langsung mengenali mayat Wiji. “Dikenali dari celana dalam yang dipakai,” kata kakak almarhum Wiji yang bernama Ani Ngatiningsih.

Wiji tercebur ke aliran sungai di Kecamatan Turen saat ia dan kawan-kawannya duduk-duduk di tepi sungai. Keluarga kemudian membawa pulang mayat pria 20 tahun tersebut untuk dimakamkan di Desa Druju Kecamatan Sumber Manjing Wetan Kabupaten Malang. [Republika]

Ads
Artikel SebelumnyaTampilkan alusista di Unsyiah fair, pengunjung kagum dengan Kodam IM
Artikel SelanjutnyaAlhudri : apapun masalah dapat selesai dengan musyawarah