Potensi wisata tak tersentuh, warga minta Kota Baharu digabungkan dengan Subulussalam

Potensi wisata tak tersentuh, warga minta Kota Baharu digabungkan dengan Subulussalam
Warga Kota Baharu, Aceh Singkil, meminta Presiden memindahkan mereka ke Pemko Subulussalam, jika tidak mengembangkan Danau Bungara, sebagai objek wisata. (facebook)
--Ads--
loading...

Singkil (KANALACEH.COM) – Kesal potensi wisata Danau Bungara, di daerahnya tak tersentuh pembangunan, warga Kota Baharu, Aceh Singkil, minta Presiden Jokowi, menggabungkan mereka ke Pemko Subulussalam.

Permintaan itu diungguh dua remaja asal Kecamatan Kota Baharu, Alam Dahri dan Syari Azzahra dalam akun facebook Adinda Alam Dahri. Posting tersebut langsung menjadi perhatian pengguna media sosial facebook hingga warung kopi di Kabupaten itu.

“Pak Presiden tolong pindahkan kami ke Pemko Subulussalam, apabila Aceh Singkil, tidak menjadikan Danau Bungara sebagai wisata,” itulah isi tulisan dalam secarik kertas yang dipegang Alam Dahri bersama Syari Azzahra di akun facebook Adinda Alam Dahri.

Ads

Status yang diposting 30 Juni lalu itu hingga pagi ini telah disukai ratusan orang serta mendapat puluhan komentar dari berbagai kalangan. Mulai dari rakyat biasa hingga pimpinan DPRK Aceh Singkil, Yulihardin.

“Semua potensi yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, akan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Semua disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan prioritas,” kata Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Yulihardin.

Ada juga yang memberikan nasihat, agar masyarakat setempat tidak hanya mengandalkan pemerintah.

Tetapi berbuat terlebih dahulu dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang dapat menarik wisatawan datang.

Umpamanya menggelar lomba dayung (bungki) serta hiburan rakyat lainnya.

Banyak juga yang menanggapinya dengan candaan. Bahwa permintaan Alam Dahri serta Syari Azzahra sudah disampaikan ke Presiden.

Alam Dahri, ketika dikonfirmasi mengatakan, status yang dibuatnya bukan untuk menyudutkan Kabupaten Aceh Singkil.

Tetapi semata-mata mencari perhatian dari Pemkab dalam mengembangkan Danau Bungara, menjadi destinasi wisata andalan.

“Kami hanya ingin ada perhatian terhadap Danau Bungara. Karena sejak terbentuk Kabupaten ini belum ada,” kata Alam Dahri. [Serambinews]