Arab Saudi rilis daftar teroris, Qatar marah besar
Ilustrasi teroris. (Reuters)
--Ads--
loading...

Doha (KANALACEH.COM) – Arab Saudi dan sekutunya yaitu Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain kembali mengeluarkan daftar teroris yang diduga memiliki kaitan dengan Qatar. Daftar hitam teroris itu berisi nama 18 kelompok serta sembilan orang dari beberapa negara-negara Arab. Selain itu, sembilan entitas yang bermarkas di Yaman dan Libya juga dilaporkan masuk ke daftar hitam teroris tersebut.

“(Daftar baru) itu muncul sebagai kejutan yang mengecewakan bahwa negara-negara pemblokir masih mengejar cerita ini sebagai bagian dari kampanye kotor mereka terhadap Qatar,” ujar Direktur Komunikasi Pemerintah Qatar, Sheikh Saif Bin Ahmed al-Thani, sebagaimana dikutip dari Okezone.com, Rabu (26/7).

Saif menegaskan, daftar hitam yang dikeluarkan itu membuktikan Arab Saudi dan sekutunya tidak berkomitmen penuh dalam perang melawan terorisme. “Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, semua individu yang memiliki hubungan dengan terorisme di Qatar telah diadili,” tuturnya.

Ads

Saif menambahkan, Qatar terus-menerus meninjau undang-undang anti-terornya. “Hal itu demi tetap berada di depan dalam perang melawan ekstremisme dan pendanaan teror,” katanya.

Arab Saudi dan sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Juni 2017 ketika mereka menuding Doha mendukung kelompok teroris serta memiliki hubungan yang baik dengan Iran. Saudi dan sekutunya pun mengeluarkan ultimatum yang berisi berbagai tuntutan yang Qatar harus penuhi jika ingin menormalisasi hubungan diplomatik.

Qatar yang membantah tudingan-tudingan Saudi dan sekutunya, menolak memenuhi ultimatum tersebut. []