2018, ada Liga Catur di Aceh

2018, ada Liga Catur di Aceh
Ketua Pengprov Percasi Aceh, Aldin Nl bincang-bincang dengan, Amir Faisal owner The AtjehConection di kawasan SCBD Sudirman Jakarta Pusat, Sabtu (2/12). (Ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pengurus provinsi Percasi Aceh bekerja sama dengan The Ajteh Connection menggelar Liga Catur tahun 2018 dalam rangka mencari pecatur handal untuk memperkuat daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Ketua Umum Pengprov Aceh Aldin Nl saat bersilaturahmi dengan owner The Ajteh Connection Amir Faisal di kawasan bisnis SCBD Jakarta, Sabtu (2/12) menyatakan, pihaknya akan menggelar Liga Catur sebagai persiapan Aceh sebagai tuan rumah Kejurnas 2018.

The Atjeh Connection bersedia menjadi sponsor utama untuk menggelar Liga Catur mulai awal tahun 2018.

Aldin yang didampingi Wakil Ketua Pengrov Percasi Aceh Heru Dwi Suryadmojo dan Sekretaris Percasi Aceh, Master Fide Hendrik menyambut baik kerjasama ini karena menjadikan olahraga asah otak ini bakal menjadi populer karena hampir setiap minggu nantinya akan ada pertandingan.

Ia menyatakan, liga ini juga akan memotivasi pecatur Aceh untuk lebih bersaing meningkatkan kemampuannya, sehingga menumbuhkan mental juara.

Sementara itu, Amir Faisal yang juga pengurus Bidang Dana PB Percasi menyambut baik program Pengprov Percasi Aceh yang menggelar Liga Catur tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para pecatur Aceh.

Sebenarnya, kata dia, program ini sangat baik dan bisa ditiru oleh Pengprov-pengprov Percasi dari dari lainnya di Indonesia, sehingga secara serentak setiap minggu di Tanah Air ini ada turnamen.

Hal ini, menurut dia akan menambah kekuatan bagi pecatur kita secara nasional. “Ini program yang bagus,” kata pengurus DPP Partai Hanura ini.

Ia menyatakan, memang seharusnya untuk menjadi atlet profesional jam terbang bertanding harus diperbanyak dan itu dilakukan pecatur di luar negeri, sehingga regenerasi atlet terus berkesinambungan.

Selanjutnya Sekretaris Pengprov Percasi Aceh Hendrik menjelaskan, Liga Catur The Atjeh Connection ini nantinya terdiri dari tiga divisi, yakni Divisi Utama untuk 10 pecatur, Divisi I 20 pecatur dan Divisi II jumlahnya tidak terbatas.

Untuk peringkat dua terakhir di Divisi Utama degradasi ke Divisi I, kemudian peringkat 1 dan 2 Divisi I naik ke Divisi Utama dan peringkat 11 sampai 20 turun ke Divisi II, sedangkan peringkat 1 sampai 10 di Divisi II akan promosi ke Divisi I.

Jadwal pertandingan setiap bulan, yakni minggu pertama Divisi II, minggu kedua Divisi I, minggu ketiga Divisi Utama, minggu keempat istirahat.

Divisi I dan Divisi II diberikan hadiah hanya kepada peringkat satu sampai tiga, sedangkan Divisi Utama diberi hadiah satu sampai peringkat 10, yang nilainya disesuaikan dengan dana yang tersedia.

Dan di akhir masa liga setiap tahunnya akan ditetapkan sebagai juara utama liga yang meraih nilai tertinggi dan berhak mewakili Aceh pada event-event nasional dan internasional. [Aidil/rel]

Related posts