Indonesia vs Mongolia, 3 penalti tercipta

Indonesia vs Mongolia, 3 penalti tercipta
Timnas Indonesia melawan Mongolia di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Banda Aceh, Senin (4/12) malam yang penuh lumpur. Tim Garuda berhasil mengalahkan Mongolia dengan tipis skor 3-2. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Timnas Indonesia menang tipis dengan skor 3-2 saat melawan Mongolia dalam lanjutan turnamen Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Senin (4/12) malam. Dalam laga yang bermain di lapangan penuh lumpur, sedikitnya tiga penalti tercipta.

Indonesia tampil menekan sejak menit-menit awal. Dalam laga itu, formasi 4-2-3-1 masih dipertahankan oleh pelatih Luis Milla.

Febri Hariyadi, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, Evan Dimas Darmono dan Hanif Sjahbandi yang diturunkan sebagai starter cukup memberi nilai plus bagi Indonesia.

Ads

Sejumlah serangan timnas mampu merepotkan barisan pertahanan Mongolia. Gol pembuka Tim Garuda Muda Indonesia lahir di menit ke 7 melalui Gavin Kwan Adsit.

Gavin berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Mongolia. Sedangkan gol kedua terjadi pada menit 24, oleg Ovaldo Ardiles Haay yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakannya bersarang ke gawang Mongolia.

Mongolia sukses memperkecil ketinggalan pada menit 37 melalui sepakan Munkh Erdene Tuguldur di kotak penalti. Penalti diberikan wasit setelah pemain Mongolia dilanggar di kotak terlarang.

Di masa tambahan waktu babak pertama, Indonesia kembali menggandakan keunggulan menjadi 3-1 melalui sepakan Illija Spasojevic di kotak penalti.

Penalti terpaksa diberikan wasit Thoriq Alkatiri setelah Spasojevic dilanggar di kotak terlarang. Skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Mongolia mencoba bangkit. Namun, serangan demi serangan yang dilancarkan berhasil dipatahkan oleh Evan Dimas dan kawan-kawan.

Indonesia yang lebih dominan menguasai pertandingan mampu membuat kiper Mongolia jatuh bangun mengamankan si kulit bundar.

Ternyata pada menit 56, Mongolia berhasil memperkecil ketinggalan melalui hadiah penalti yang diberikan wasit setelah pemain mereka dilanggar oleh kiper Indonesia, Satria Tama.

Munkh Erdene Tuguldur yang maju sebagai eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skor 3-2 bertahan hingga laga usai.

Indonesia akan melakoni laga terakhir AWSC 2017 dengan melawan Kirgizstan pada Rabu (6/12). Laga tersebut sekaligus akan menentukan juara AWSC 2017.

Saat ini, Indonesia dan Kyrgizstan
sama-sama mengumpulkan 6 poin dari dua kali kemenangan. Kyrgizstan masing-masing mengalahkan Mongolia 3-0 dan Brunei Darussalam 4-0.

Sementara Indonesia mengalahkan Brunei Darusalam 4-0 dan Mongolia 3-2. [Fahzian Aldevan]