Daging Meugang di Banda Aceh Tembus Rp 180 Ribu per Kilo

(ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, harga daging sapi dan kerbau di Kota Banda Aceh mendadak tinggi.

Biasanya harga daging Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram, kini naik hingga Rp 180 ribu per kilogram.

Pantauan kanalaceh.com, Sabtu (10/8), dilokasi pasar Peunayong dan Baitussalam, meski harga daging mahal namun warga tetap ramai pembeli.

Ads

“Setiap tahun kalau hari meugang harga daging selalu mahal,” kata Rahmad seorang pembeli daging.

Salah seorang pedagang, Bustamam mengatakan, daging sapi di Pasar Peunayong kebanyakan daging impor yang mereka jual.

“Makanya harganya bisa kita jual dengan harga standar Rp150 ribu. Kalau hari biasa Rp130 ribu bisa kita jual per kilonya,” katanya.

Sementara daging kerbau, dijual dengan harga lebih tinggi. Kisaran harganya antara Rp170 sampai Rp180 ribu.

Tingginya harga daging kerbau, menurut Bustamam, karena bercita rasa lokal. Dia satu-satunya pedagang yang melapak di Pasar Peunayong yang konsisten menjual daging kerbau. “Tiap Meugang saya selalu jual daging kerbau. Tak pernah yang lain,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, daging kerbau yang dijualnya merupakan daging dengan kualitas bagus. Kerbau yang disembelih untuk dijual pada perayaan Meugang meyambut Idul Adha ini, merupakan hewan ternak yang dirawatnya sendiri.

“Kalau kualitas bagus masyarakat tetap membeli. Apalagi yang pelanggan saya itu, yang banyak sudah tahu ke saya. Pasti mereka beli,” pungkasnya. [Randi]

Ads