Enam Kabupaten di Aceh Dilanda Banjir

(Dok. BPBA)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Hujan yang mengguyur wilayah Aceh sepekan terakhir mengakibatkan enam kabupaten terendam banjir. Daerah yang dilanda banjir yaitu, Simeulue, Pidie Jaya, Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya dan Aceh Singkil.

Informasi yang dihimpun, sejak 21 Oktober hingga 24 Oktober 2019, sudah 26 desa dan sembilan kecamatan terendam banjir. Daerah yang terparah, ialah di Kabupaten Simeulue, sejumlah infrastruktur seperti jembatan, putus dan sawah warga ikut terendam banjir.

Kemudian di daerah tersebut, ketinggian air mencapai 100 meter yang membuat warga, memilih untuk mengungsi di masjid dan tempat evakuasi sementara.

Ads

Informasi terakhir yang diterima, di daerah Aceh Barat dan Aceh Jaya juga debit air masih tinggi. Di beberapa Kecamatan di Aceh Barat ketinggian air mencapai 50 centimeter. Kemudian di Aceh Jaya ketinggian air mencapai 70 centimeter. Ini diakibatkan meluapnya air sungai dan tersumbatnya saluran parit.

Begitu juga di Kabupaten Nagan Raya, banjir juga merendam sekolah di Kecamatan Darul Makmur. Sehingga, mengganggu aktivitas belajar di sekolah tersebut karena ruangan kelas ikut terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, meminta setiap BPBD terus melakukan pantauan dan koordinasi dengan tim dan muspika setempat. Guna melakukan kaji cepat terkait jumlah korban terdampak dan dampak material yang diakibatkan oleh banjir tersebut.

“Hingga kini, kita masih melakukan pemantauan dan pendataan ke titik lokasi yang terkena banjir,” kata Sunawardi, Kamis (24/10). [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Hujan yang mengguyur wilayah Aceh sepekan terakhir mengakibatkan enam kabupaten terendam banjir. Daerah yang dilanda banjir yaitu, Simeulue, Pidie Jaya, Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya dan Aceh Singkil. Informasi yang dihimpun, sejak 21 Oktober hingga 24 Oktober 2019, sudah 26 desa dan sembilan kecamatan terendam banjir. Daerah yang terparah, ialah di Kabupaten Simeulue, sejumlah infrastruktur seperti jembatan, putus dan sawah warga ikut terendam banjir. Kemudian di daerah tersebut, ketinggian air mencapai 100 meter yang membuat warga, memilih untuk mengungsi di masjid dan tempat evakuasi sementara. – Informasi terakhir yang diterima, di daerah Aceh Barat dan Aceh Jaya juga debit air masih tinggi. Di beberapa Kecamatan di Aceh Barat ketinggian air mencapai 50 centimeter. Kemudian di Aceh Jaya ketinggian air mencapai 70 centimeter. Ini diakibatkan meluapnya air sungai dan tersumbatnya saluran parit. Begitu juga di Kabupaten Nagan Raya, banjir juga merendam sekolah di Kecamatan Darul Makmur. Sehingga, mengganggu aktivitas belajar di sekolah tersebut karena ruangan kelas ikut terendam banjir. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, meminta setiap BPBD terus melakukan pantauan dan koordinasi dengan tim dan muspika setempat. Guna melakukan kaji cepat terkait jumlah korban terdampak dan dampak material yang diakibatkan oleh banjir tersebut. – “Hingga kini, kita masih melakukan pemantauan dan pendataan ke titik lokasi yang terkena banjir,” kata Sunawardi, Kamis (24/10). [Randi] – – #aceh #bandaaceh #bireuen #pidie #pidiejaya #acehbesar #lhokseumawe #acehutara #acehtimur #langsa #acehtamiang #acehtenggara #gayolues #acehtengah #benermeriah #abdya #naganraya #acehbarat #naganraya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #simeulue #sabang #acehjaya #banjir

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads