Buntul Rintis Destinasi Favorit Milenial di Aceh Tengah

(Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
--Ads--
loading...

Aceh Tengah (KANALACEH.COM) –  Buntul Rintis, salah satu obyek wisata di Aceh Tengah, yang bisa jadi pilihan bagi kamu yang berkunjung ke dataran tinggi Tanah Gayo. Konsep yang ditawarkan obyek wisata ini, berupa pemandanagan dan spot berswafoto yang Instagramable.

Tak heran jika dua tahun terakhir, daerah penghasil kopi gayo ini gencar membangun wisata di area pegununguan. Dengan memanfaatkan pemandangan alam yang cukup indah, dengan view Danau Lut Tawar dan barisan perbukitan hijau yang ditanami pohon kopi.

Wisata Buntul Rintis di desain dari pinggir pegunungan. Pengunjung juga bisa memanfaatkan beberapa lokasi spot berswafoto dengan berbagai macam bentuk bangunan miniatur, yang telah disediakan pemiliknya, agar menjadi daya tarik pengunjung.

Ads

Seperti menaiki sepeda onta yang berjalan di atas tali, desain gambar kupu-kupu yang cantik, pintu rumah, kincir angin, sangkar burung dan beberapa batu besar yang telah dilukis dengan gambar lucu anime kartun doraemon. Kemudian taman bermain untuk anak bawah umur, juga tersedia.

Ditengah deretan spot berswafoto itu, pemilik membangun pondok dengan desain seperti gubuk petani. Pondok itu menawarkan aneka makanan dan minuman ringan. Tentunya, pengunjung juga bisa memesan kopi gayo untuk menghangatkan badan, karena hawa dingin dilokasi ini cukup terasa.

Saat berkunjung, sebagian pengunjung datang membawa anak, sebagian lagi hanya pasangan muda dan kalangan milenial yang menghabiskan sisi romantis pengunungan itu.

Lokasinya persis di pinggir jalan menuju obyek wisata Pantan Terong, yang berada diketinggian mencapai 1.730 meter di atas permukaan laut (mdpl). Udara sejuk akan menemani anda selama perjalanan menuju obyek wisata ini.

Seorang pengembang obyek wisata Buntul Rintis, Khairu Ramadhan mengatakan, obyek wisata ini mulai dibuka di pengujung tahun 2017 lalu. Kemudian, mulai ramai dikunjungi sejak 2018. Tentunya, Buntul Rintis akan disinggahi pengunjung setelah mereka dari Pantan Terong.

“Dibukanya tempat wisata ini juga karena ikut termotivasi oleh teman-teman yang sudah terlebih dahulu membuka tempat wisata, ini juga bagian untuk meningkatkan daya promosi wisata ke Tanoh Gayo,“ kata Khairu beberapa waktu lalu.

Obyek wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 08:00 – 19:00 WIB. Untuk menikmati setiap spot foto tidak dikenakan biaya seprsenpun. Hanya saja, untuk bisa naik sepeda onta yang berjalan di atas tali, pengunjung dibebankan biaya Rp 10 ribu. Sebab, pengunjung terlebih dahulu dibekali pengamanan yang ekstra ketat.

Sementara tarif masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung hanya cukup membayar Rp5.000 per orang. Obyek wisata ini terletak di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Atau 30 menit dari pusat Kota Aceh Tengah, Takengon. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Aceh Tengah (KANALACEH.COM) – Buntul Rintis, salah satu obyek wisata di Aceh Tengah, yang bisa jadi pilihan bagi kamu yang berkunjung ke dataran tinggi Tanah Gayo. Konsep yang ditawarkan obyek wisata ini, berupa pemandanagan dan spot berswafoto yang Instagramable. – Tak heran jika dua tahun terakhir, daerah penghasil kopi gayo ini gencar membangun wisata di area pegununguan. Dengan memanfaatkan pemandangan alam yang cukup indah, dengan view Danau Lut Tawar dan barisan perbukitan hijau yang ditanami pohon kopi. – Wisata Buntul Rintis di desain dari pinggir pegunungan. Pengunjung juga bisa memanfaatkan beberapa lokasi spot berswafoto dengan berbagai macam bentuk bangunan miniatur, yang telah disediakan pemiliknya, agar menjadi daya tarik pengunjung. – Seperti menaiki sepeda onta yang berjalan di atas tali, desain gambar kupu-kupu yang cantik, pintu rumah, kincir angin, sangkar burung dan beberapa batu besar yang telah dilukis dengan gambar lucu anime kartun doraemon. Kemudian taman bermain untuk anak bawah umur, juga tersedia. – Ditengah deretan spot berswafoto itu, pemilik membangun pondok dengan desain seperti gubuk petani. Pondok itu menawarkan aneka makanan dan minuman ringan. Tentunya, pengunjung juga bisa memesan kopi gayo untuk menghangatkan badan, karena hawa dingin dilokasi ini cukup terasa. – Saat berkunjung, sebagian pengunjung datang membawa anak, sebagian lagi hanya pasangan muda dan kalangan milenial yang menghabiskan sisi romantis pengunungan itu. – Obyek wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 08:00 – 19:00 WIB. Untuk menikmati setiap spot foto tidak dikenakan biaya seprsenpun. Hanya saja, untuk bisa naik sepeda onta yang berjalan di atas tali, pengunjung dibebankan biaya Rp 10 ribu. Sebab, pengunjung terlebih dahulu dibekali pengamanan yang ekstra ketat. – Sementara tarif masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung hanya cukup membayar Rp5.000 per orang. Obyek wisata ini terletak di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Atau 30 menit dari pusat Kota Aceh Tengah, Takengon. – – #aceh #bandaaceh #bireuen #pidie #pidiejaya #acehbesar #lhokseumawe #acehutara #acehtimur #langsa #acehtamiang #acehtenggara #gayolues #acehtengah

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on