Miris! di Makam Situs Kerajaan Aceh Dibangun Toilet

(IST)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Peubeudoh Adat dan Budaya Aceh (Peusaba) menyayangkan sikap Pemerintah Kota Banda Aceh, yang dinilai abai menjaga Kawasan situs Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail (1703-1726), yang terletak di Jalan Mohammad Jam, Banda Aceh.

Sebab, kawasan itu kini dipadati bangunan dan akses menuju ke makam juga nyaris tertutup. Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman mengatakan, Pemerintah Banda Aceh tidak boleh tinggal diam, dan harus membersihkan bagunan liar di kawasan makam tersebut.

“Pemerintah Banda Aceh memilih berdiam diri dan tidak perduli, buktinya tempat penjualan yang memakai jalan akses kemakam masih beraktivitas kembali seperti biasa, sama sekali tidak ditertibkan pemerintah Banda Aceh dan pembangunan Hotel disamping Makam terus berlanjut tepat didepan makam Sultan Jamalul Alam Badrul,” katanya melalui keterangannya, Senin (18/11).

Ads

Bahkan, kata dia, disamping makam tersebut didirikan toilet yang menghadap ke makam tersebut. Kemudian, bangunan hotel, yang toiletnya juga menghadap ke makam.

Sehingga makam tersebut diapit oleh toilet, dan bangunan milik warga. “Peusaba juga mengaku heran kenapa Hotel didirikan disamping Makam Sultan Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail dan juga kedalam dan tertutup serta tidak dapat diakses,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya meminta Pemerintah Banda Aceh jangan segera bertindak serius, untuk melindungi makam Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail.

“Sudah cukup kehancuran situs islam yang terjadi mari lindungi situs Kesultanan Aceh Darussalam. Ingat sejarah Aceh jangan sampai kita bernasib sama dengan granada Andalusia dan Rohingya yang pada masa lalu kerajaan Besar Islam besar dunia namun lenyap tanpa bekas. Mari jaga Sejarah Aceh dan peradaban melay,” katanya. [Randi/rel]

Ads