Bandar Narkoba Kelas Kakap Kabur Dari Lapas Langsa

Ilustrasi narapidana kabur.
--Ads--
loading...

Langsa (KANALACEH.COM) – Seorang narapidana kasus sabu bernama Saryulis, dikabarkan kabur dari lembaga pemasyarakatan narkotika kelas III Langsa, Aceh. Diduga, ia kabur dibantu oleh sipir lapas.

Suryalis warga Geudong Pasee, Aceh Utara ini divonis 20 tahun penjara dalam kasus penyeludupan sabu dan sisa masa tahanan 12 tahun lagi. Ia merupakan napi pindahan dari lapas Cipinang, Jakarta.

Kepala Lapas Narkotika Kelas III Langsa, Yusrizal membenarkan bahwa Saryulis bandar narkoba melarikan diri, dengan modus meminta izin kepada petugas lapas, untuk menjenguk istrinya yang sedang sakit di Rumah Sakit Langsa.

Ads

Saat itu, Saryulis hanya meminta izin kepada komandan regu jaga yang berinisial D. Kepergiannya menjenguk istrinya, juga tidak didampingi oleh sipir jaga.

“Benar (kabur). Dia keluar tanpa prosedur, dia dikeluarkan pada malam hari tanpa sepengetahuan saya,” kata Yusrizal saat dikonfirmasi, Jumat (22/11).

Saat ini pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Aceh dan Polres Langsa. Sementara, petugas jaga yang diduga memberikan akses keluar lapas bagi napi tersebut akan ditindak tegas.

Sipir pemberi akses itu, kata dia saat ini masih diperiksa pihak kepolisian. Menurutnya, sipir tersebut akan diberikan sanksi berat, karena lalai dalam menjalankan tugas.

“Jika terbukti kita berikan hukuman disiplin, kalau berat ya diberhentikan secara tidak hormat, tapi kalau ini bukan ringan lagi hukumannya, tapi ini berat,” kata dia.

Jumlah napi di lapas narkotika kelas III Langsa ini dihuni sebanyak 596. Dia juga sudah sering menekankan kepada sipir, agar tidak mengeluarkan napi sembarangan tanpa tujuan yang jelas. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Pria Ini Mengamuk dan Rusak Fasilitas Masjid di Peusangan Bireuen Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Seorang pria berinisial SB (22) mengamuk di dalam masjid Jami’ Peusangan Bireuen. Ia merusak fasilitas masjid seperti lampu hias dan kipas angin. – Dari video yang beredar di media sosial, pria tersebut membawa kayu. Lalu masuk ke dalam masjid. Ia memukul fasilitas tersebut dengan kayu. Tampak, para jemaah yang berada dalam masjid ketakutan dan menghindar dari amukan pria tersebut. – Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, kejadian itu terjadi pada Jumat, 15 November lalu sekitar pukul 05:00 WIB, di masjid Jami’ Peusangan, Bireuen. – Berdasakan hasil pemeriksaan, pria tersebut merusak lampu hias masjid dan kipas angin. Diketahui, hasil pemeriksaan polisi, bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. – “Berdasarkan hasil investigasi terhadap pihak keluarga bahwa, yangbersangkutan mengalami gangguan kejiwaan berat,” kata AKBP Gugun saat dikonfirmasi, Kamis (21/11). – Setelah kejadian tersebut, kata dia, sudah dilakukan mediasi dengan pihak pengurus masjid jamik, keluarga dan tersangka yang diinisiasi Polsek Peusangan. – Hasil mediasi tersebut, pelaku di bawa ke Rumah Sakit Jiwa Bireuen. “Hasil mediasi tersebut, tersangka akan di bawa ke RS Jiwa Bireuen untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ujarnya. [Randi] #acehbarat #acehtengah #aceh #acehtenggara #acehtimur #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #pria #menganuk #merusak #fasilitas #masjid #bireun #oranggila #gila #kejiwa an

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on