Petugas Razia Pengunjung Warkop di Banda Aceh yang Tidak Jaga Jarak Saat Duduk

Ilustrasi, Aparat Gabungan Razia pengunjung warkop. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan WH, TNI dan Polri, merazia pengunjung warung kopi yang tidak menerapkan physical distancing (menjaga jarak) satu sama lain.

Pantauan dilokasi Sabtu malam (11/4), petugas melakukan pemantaun di warkop di daerah Lampineueng, Banda Aceh. Di sana, petugas masih menemukan adanya warga yang berkerumunan di warung kopi.

Petugas yang mendapati pengunjung, langsung menasehati dan melakukan tindakan preventif, agar menjaga jarak saat duduk di warung kopi. Hal itu, dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona. Usai dari Lampineung, tim gabungan langsung menuju Lamdingin dan kemudian berkeliling Kota Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, personel gabungan itu diturunkan ke tempat-tempat keramaian seperti warung kopi, mereka melakukan patroli setiap malam.

Ads

“Mereka melakukan patroli secara bersama-sama supaya mengimbau pengunjung menjaga jarak saat duduk di tempat keramaian,” kata Ery dalam keterangannya.

Selain di Banda Aceh, kata Ery, sosialisasi juga dilakukan di sejumlah daerah lainnya. Dalam kegiatan ini, tim gabungan juga mengimbau masyarakat agar memakai masker untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona corona.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan selama masa darurat corona,” ucapnya. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 97 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Aceh yang bekerja di Malaysia pulang ke tanah air, sejak Kamis hingga Jumat 9-10/04 kemarin. “11 orang pulang via laut dari Labuhan Batu Utara dan kita dibantu Pemkab sana. Sisanya pulang dengan empat penerbangan dari Kualanamu Deliserdang,” kata Ruslan Armas, Kepala Perwakilan Pemerintah Aceh di Medan Sumatra Utara, Sabtu (11/4). Ruslan mengatakan, seluruh masyarakat Aceh itu telah melalui prosedur pemeriksaan khusus sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh. Dari Kualanamu, pemerintah Aceh membawa rombongan pertama yang tiba pagi hari ke Candika di Deliserdang untuk diperiksakan kesehatan sesuai prosedur. Sementara tiga rombongan lainnya diperiksa di Polonia Medan. “Kita fasilitasi penuh. Usai pemeriksaan yang sesuai dengan prosedur kesehatan, mereka kita pulangkan langsung ke daerah masing-masing. Dua dari 97 orang tersebut dua orang adalah anak-anak, dari Aceh Utara,” sebutnya. Ruslan merinci, asal daerah dari TKI itu, yakni: Banda Aceh (6), Pidie (8), Pidie Jaya (4), Bireun (15), Aceh Tengah (1), Lhokseumawe (4), Aceh Utara (18), Aceh Timur (13), Langsa (5), Aceh Tamiang (11), Aceh Tenggara (2), Aceh Selatan (4), Aceh Barat (1), Aceh Barat Daya (4) dan Nagan Raya (1). selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #tki #malaysia #pulkam #mudik #isolasidiri #physicaldistancing #dirumahaja #dampakcorona #covid19

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads