Santri Asal Bener Meriah Sembuh dari Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi, pasien corona. (foto: pojoksatu)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pasien positif virus corona asal Bener Meriah dinyatakan sembuh, setelah hasil swab pasien menunjukkan hasil negatif.

Pasien tersebut berinisial B (23) yang masuk dalam klaster Magetan. Ia juga salah satu santri pondok pesantren Alfatah Temboro, Magetan, Jawa Timur, yang pulang kampung beberapa waktu lalu.

Wakil Direktur Pelayanan RSUZA, dr Endang membenarkan adanya penambahan pasien sembuh dari positif corona. “Benar, B (asal Bener Meriah) sembuh,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (12/5).

Sebelumnya pasien berinisial B dinyatakan positif corona lewat tes cepat Rapid test. Kemudian, ia dirujuk ke RSUZA untuk dilakukan test swab, dan hasilnya positif corona.

Setelah beberapa hari dirawat di RSUZA, pasien B kembali dinyatakan negatif corona alias sembuh.

Kini jumlah pasien yang sembuh di Aceh secara kumulatif berjumlah 12 orang, dari total 17 kasus positif saat ini. Tinggal 4 pasien yang masih dalam perawatan di rumah sakit rujukan. Sementara 1 orang di antaranya meninggal dunia. [Randi]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh Nomor 24 tentang Penggunaan Masker dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 akan berlaku efektif mulai, Sabtu 16 Mei 2020, jam 00.00 WIB. Kepastian tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman usai memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banda Aceh di pendopo, Senin 11 Mei 2020. Awalnya, Perwal wajib masker itu akan diterapkan sejak Jumat lalu namun urung akibat banjir. “Tadi setelah menerima masukan dari Ketua DPRK, Kapolresta, Dandim, Kajari, dan unsur Forkopimda lainnya, maka kita putuskan efektif berlaku 16 Mei dinihari nanti,” ujarnya. Baca: Warga KTP Luar Tak Pakai Masker Bakal Diusir dari Banda Aceh Perwal yang memuat delapan pasal termasuk soal sanksi itu akan disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. “Mulai dari baliho di pintu masuk hingga pusat kota, media sosial, maupun pengumuman ke gampong-gampong. Setelah itu baru kita intensifkan razia,” katanya. selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #pakaimasker #perwal #psbb #jagajarak #sosialisasicorona #physicaldistancing #raziamasker #kepolisian #sanksi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada

Related posts