Kabag TU Minta ASN Kemenag Tingkatkan Kinerja di Masa New Normal

--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Saifuddin mengingatkan ASN untuk bekerja penuh totalitas.

Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai pembina apel pagi di halaman Kantor Kemenag Aceh Tamiang, Rabu (1/7).

Apel tersebut diikuti Plt Kakankemenag Aceh Tamiang, Anwar Padli, para pejabat serta seluruh ASN dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak serta mengenakan masker.

Ads

Ia mengingatkan surat edaran Menteri Agama nomor 16 tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai dalam Tatanan Normal Baru. “Selama pandemi, ASN banyak bekerja dari rumah, masuk kantor dengan sistem shift sekarang saatnya kita bekerja secara normal,” ujar Saifuddin.

Ia berharap, seluruh ASN Kemenag Aceh, baik di Kanwil maupun di daerah dapat meningkatkan kinerjanya di masa new normal. “Bekerjalah secara maksimal, penuh semangat dan keikhlasan,” kata Saifuddin.

Dalam kesempatan itu Saifuddin kembali mengingatkan jajaran Kemenag untuk menjaga kedisiplinan dan fokus pada peningkatan kinerja.

“Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita lakukan sesuatu yang terbaik, keluar dari rutinitas biasa, melahirkan inovasi dan jangan pernah berhenti untuk berbuat dan mengabdi, niatkan bekerja adalah ibadah,” lanjut Saifuddin.

ASN Kemenag, kata dia agar memiliki integritas dan loyalitas untuk membangun lembaga, tidak malah memprovokasi dan disibukkan dengan hal hal yang negatif buat lembaga ini, sehingga melupakan tugas utama sebagai ASN dalam melayani masyarakat.

“Integritas untuk lembaga itu sangat penting,” lanjut Saifuddin.

Selain itu, kata dia Kementerian Agama berhasil meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun 2019.

loading...

“Opini WTP ini merupakan kali keempat berturut-turut diraih Kemenag. Sebelumnya, LKKA tahun 2016 dan 2017 dan 2018 juga diganjar opini yang sama, WTP. Alhamdulillah, terimakasih untuk semua dan mari kita pertahankan,” ujar Saifuddin. [Randi/rel]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Mendapat informasi tentang tidak adanya rapid test untuk Covid-19 di puskesmas, Ombudsman RI Perwakilan Aceh langsung melakukan sidak ke beberapa puskesmas di Kota Banda Aceh. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Ombudsman Aceh, Taqwaddin Husin beserta para Asistennya. “Hasil sidak yang kami lakukan, beberapa puskesmas di Banda Aceh tidak tersedia stock yang ready untuk digunakan ketika ada orang yang mau rapid tes secara proaktif,” sebut Taqwaddin dalam keterangannya, Selasa (30/6). Berdasarkan pantauan Tim Ombudsman, dari dua Puskesmas yang dituju, tidak satupun yang tersedia alat rapid tes yang siap digunakan oleh masyarakat. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #sidak #rapidtest #puskesmas #kesehatan #dokterumum #perawat #ombudsman #pantauan #corona

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads