Wisatawan ke Aceh Turun 100 Persen Pada Mei 2020

Wisatawan asing yang ingin berlibur ke Sabang. (Foto: Rencong/Hendri)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Badan Pusat Statisik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Aceh anjlok 100 persen alias tidak ada yang berkunjung ke Serambi Mekkah.

Jumlah itu juga turun drastis di bulan Maret 2020. Kepala BPS Aceh, Ihsanurijal mengatakan, kondisi itu diakibatkan lumpuhnya jalur penerbangan akibat virus corona (Covid-19) yang melanda sejumlah wilayah baik nasional maupun luar negeri.

Pada Bulan Mei 2020, kata dia, tidak ada wisatawan yang masuk melalui pintu kedatangan di Provinsi Aceh.

Ads

“Mengalami penurunan sebesar 100 persen dibandingkan dengan bulan April 2020, juga mengalami penurunan sebesar 100 persen dibandingkan bulan Mei 2019,” kata Ihsanurijal dalam keterangannya, Rabu (1/7).

Pada bulan Mei 2020 jumlah penumpang yang tercatat di Bandara Sultan Iskandar Muda hanya mencapai 987 orang, atau mengalami penurunan sebesar 88,31 persen jika dibandingkan dengan bulan April 2020.

Secara total di Provinsi Aceh, jumlah penumpang pada bulan Mei 2020 mencapai 3.108 orang, mengalami penurunan dibandingkan bulan April 2020 sebesar 72,87 persen.

“Pada bulan Mei tahun 2020, tidak ada penerbangan luar negeri di Bandara Sultan Iskandar Muda, dikarenakan adanya kebijakan penghentian penerbangan dari dan ke luar negeri akibat pandemic virus corona,” ujarnya.

Hal itu juga terjadi pada jumlah penumpang angkutan laut terbanyak pada bulan Mei 2020 terdapat pada pelabuhan Ulee Lheue, yaitu tercatat sebanyak 4.334 penumpang, mengalami penurunan sebesar 33,86 persen terhadap bulan April 2020.

Secara total di Provinsi Aceh, jumlah penumpang pada bulan Mei 2020 hanya mencapai 12.429 orang, mengalami penurunan sebesar 39,28 persen dibandingkan bulan April 2020. [Randi]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Empat orang perawat di RSUZA Banda Aceh dinyatakan negatif virus corona. Keempatnya berinisial DEM (29), Mus (32), HY (36) dan Hel (40). Direktur RSUZA, Azharuddin membenarkan adanya empat perawat yang sudah sembuh setelah hasil swab mereka menunjukkan negatif corona. Keempatnya juga sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. “Hari ini ada empat perawat Ricu RSUZA sembuh, mereka sudah boleh pulang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/7). Empat perawat itu merupakan paramedis yang pertama terkonfirmasi positif corona dari klaster Pagar Air, Aceh Besar. Meski sudah sembuh, mereka tetap diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Sehingga saat ini, masih ada 6 perawat lagi yang masih positif corona dan tiga dokter di Aceh. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #ruangisolasi #rsuza #perawat #timmedis #positifcorona #sembuhtotal #satpolpp #penyembuhan #covid19

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada