Pekerja di Banda Aceh Kuras ATM Majikan Rp 80 Juta Untuk Beli Obat Pelangsing

Pelaku saat ditangkap. (Dok. Polresta Banda Aceh)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Polresta Banda Aceh menangkap seorang pekerja di salah satu usaha online di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, karena menguras isi ATM majikannya.

Tak tanggung-tanggung, pelaku yang berinisial HLD (19) ini menguras ATM majikannya hingga Rp 80 juta. Diketahui, HLD juga merupakan asisten atau orang yang dipercaya majikannya dalam usaha tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kutaraja AKP Firmansyah, mengatakan pelaku yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini bekerja dan tinggal pada usaha yang dikelola oleh korban.

Ads

“HLD melakukan aksinya sejak bulan April hingga Juli 2020 sebanyak 60 kali penarikan dan ini karena faktor ekonomi. Dia (HLD) bertempat tinggal dan juga bekerja di rumah korban Pitra Budiman (30) di Gampong Jawa, Banda Aceh,” ucap AKP Firmansyah saat dalam keterangannya, Sabtu (1/8).

Aksi kejahatan yang dilakukan dengan cara mengambil kartu ATM milik istri Pitra Budiman, yakni Rahmaina Putriah dari dalam tas miliknya. Kemudian pelaku HLD melakuan penarikan uang dengan nominal yang bervariasi dengan kode Pin sudah diketahui oleh pelaku.

“Menurut pengakuan pelaku, uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli handpone, baju, tas, kosmetik, obat pelangsing serta perlengkapan anak balita seperti susu dan lain – lain,” ujar Firmansyah.

Saat dilakukan penangkapan pelaku, aparat turut menyita barang bukti lainnya berupa uang sisa penarikan senilai Rp 684 ribu, dua unit Handpone merk Iphone, dua buah tas, dua unit jam tangan, alat kosmetik, lima botol parfum dan berbagai jenis pakaian sekitar dua kodi.

Saat ini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Kutaraja, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya serta dijerat pasal 363 Jo 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Meski di tengah pandemi virus corona (Covid-19), ribuan masyarakat Banda Aceh tetap memadati masjid Raya Baiturrahman untuk menunaikan salat Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7). Di masjid Raya Baiturrahman yang mampu menampung 25 ribu jamaah membludak hingga ke taman masjid. Bahkan, jemaah rela menggelar sajadah di atas rumput samping dan halaman paling depan masjid, untuk bisa menunaikan salat Idul Adha berjamaah. Shaf salat antar jemaah juga rapat seperti biasa. Sebelum memasuki masjid petugas gabungan yang terdiri dari TNI Polri dan Satpol PP berjaga di pintu masuk masjid, untuk memantau jamaah yang tidak menggunakan masker dan mencek suhu tubuh jamaah. Kemudian, wastafel untuk mencuci tangan juga disediakan di pekarangan masjid. Namun, di dalam masjid masih banyak jamaah yang tidak menggunakan masker. Padahal, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman sudah mewajibkan jamaah salat Idul Adha wajib memakai masker. “Kita sudah sepakat untuk mengimbau penyelenggara ibadah salat Idul Adha di masjid untuk menerapkan protokol kesehatan dan mewajibkan kepada jemaah untuk memakai masker,” kata Aminullah Usman. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #jamaah #shalatied #iduladha #lebaran #harikemenangan #jagajarak #pakaimasker #psbb #masyarakat

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on