Dinas PUPR Abdya Usulkan Pembangunan Irigasi Panto Tungku Senilai 1,2 Miliar

  • Whatsapp

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan anggaran pembangunan irigasi Panto Tungku sebesar Rp 1,2 Miliar.

Irigasi yang terletak di Desa Kota Bahagia, Kuala Batee ini terancam ambruk akibat selalu dihantam banjir yang terjadi di kawasan tersebut. Selasa (6/7)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang melalui Kabid Pengairan, Sabri, mengatakan terkait irigasi ini pihaknya sudah mngusulkan di Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) untuk menangani irigasi tersebut.

” Sudah kita usulkan di DOKA untuk tahun 2022 mendatang. Mudah-mudahan cepat terealisasi”. Katanya

Menurutnya jika tidak ada kendala tahun depan sudah dikerjakan, dirinya bersama tim dinas juga sudah pernah turun kelokasi dan memang ini perlu ditangani segera.

Sementara itu Keuchik Gampong Kuta Bahagia Mustamsir mengatakan, Irigasi Krueng Panto Teungku selama ini difungsikan sebagai penyuplai air untuk ratusan hektare areal persawahan masyarakat.

Sayangnya, irigasi yang menjadi sumber hidupnya pertanian di daerah itu, saat ini kondisi sangat memprihatinkan. Jika banjir melanda bangunan irigasi itu sedikit demi sedikit ambruk dan bahkan kondisinya sekarang hampir hancur lebur.

“Jika irigasi ini ambruk, dipastikan ratusan hektare areal pertanian di kawasan ini akan kering dan tidak bisa ditanami”. Sebutnya

Dirinya berharap agar pemerintah setempat melalui dinas terkait, segera membangun irigasi harapan itu sekaligus mengambil langkah positif dalam penanggulangan agar program pertanian di kawasan itu tidak terkendala dengan masalah air.

“Irigasi ini bukan hanya mengaliri puluhan hektare, tapi ratusan hektare, ratusan hektar. Jika dibangun tahun ini paling tidak dinas terkait agar memasang tanggul darurat atau kawat beronjong”. Pintanya

Pantauan Kanalaceh.com dilokasi sebagian sendimen penahan tebing irigasi sudah mulai retak serta longsor terkikis air.

Tampak dilokasi juga Keuchik Mustamsir di dampingi ketua Tuha Pheut Sardiman kapolsek Kuala Batee Ipda M. Nasir, Spd dan Bhabinsa.

Berikut  Desa yang terancam gagal tanam akibat ambruknya irigasi Panto Tungku 1. Desa Gelanggah gajah
2  Desa Kotabahagia
3  Desa Kuala tereubu

  1. Desa Pasar kota bahagia
  2. Desa Blang Makmur
  3. Desa Panto Cut

Related posts