Sudah Belasan Tahun, Erosi Krueng Babahrot Sungguh Memprihatinkan

  • Whatsapp

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Erosi akibat kikisan aliran sungai Krueng Babahrot di Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh kian memprihatinkan. Pasalnya, pemukiman dan lahan perkebunan milik warga yang terletak di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) tersebut terancam erosi.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir, lahan milik masyarakat yang terletak di bantaran Krueng Babahrot mulai terbawa arus. Kondisi ini diperparah dengan kondisi cuaca di Abdya musim hujan.

Saipul, salah seorang warga Babahrot mengatakan, permasalahan itu jika tidak segera diatasi maka erosi lahan warga yang ada di DAS Krueng Babahrot akan semakin meluas.

“Erosi Krueng Babahrot sudah sangat parah, selain lahan perkebunan warga yang telah tersapu aliran sungai ini juga mengancam permukiman warga”. Katanya

Menurut Saipul, seharusnya permasalahan erosi Krueng Babahrot harus segera ditindaklanjuti sebelum terjadinya erosi yang lebih parah. Apalagi memasuki musim penghujan, dikhawatirkan pengikisan tebing sungai semakin meluas.

“Kami berharap kepada eksekutif maupun legislatif ataupun pihak terkait agar segera mengambil tindakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam ini semakin parah,” harapnya.

Keuchik Gampong Simpang Gadeng, Insafuddin berharap agar normalisasi Krueng Babahrot bisa dilaksanakan secepatnya. Karena, jika tidak segera diatasi maka sejumlah rumah dan lahan milik warga terancam.

“Harapan kami normalisasi ini bisa dilaksanakan sesegera mungkin, jika memang bisa ya segera langsung dikerjakan”. Sebutnya

Berdasarkan informasi yang diketahui permasalahan tersebut telah disahuti oleh Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin S.Sos, MSP melalui laporan dari anggota DPRK Abdya, Zulfan Awenk. Kata Kades, normalisasi Krueng Babahrot mulai dikerjakan pada 2021 tahun ini.

“Terimakasih kami ucapkan kepada pak Safaruddin, Pak Awenk, dan semua instansi terkait karena telah menanggapi dan mendengar keluhan kesah masyarakat”. Ungkapnya

Menyahuti keluhan warga, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya, Zulfan Awenk mengaku bahwa kegiatan normalisasi Krueng Babahrot akan segera dilaksanakan. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu proses tender yang sedang berlangsung.

“Normalisasi dalam tahun ini akan terealisasi dan sedang ditender “.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Abdya tersebut mengungkapkan bahwa rencana normalisasi Krueng Babahrot merupakan aspirasi dari Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin S.Sos, M.SP, bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh atau APBA.

“Erosi yang terjadi di Krueng Babahrot memang sangat memprihatinkan, masyarakat sudah sangat menderita. Mudah-mudah bulan Agustus atau September ini bisa segera terealisasi,” tutur Zulfan.

Dirinya berharap agar proses tender yang sedang berjalan tersebut lancar, sehingga pelaksanaan normalisasi dapat segera dijalankan. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam pelaksanaan normalisasi Krueng Babahrot.

“Semoga dengan adanya normalisasi nanti, permasalahan erosi di Krueng Babahrot dapat teratasi,” kata Zulfan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, permasalahan erosi Krueng Babahrot telah terjadi sejak belasan tahun yang lalu, namun hingga saat ini erosi Krueng Babahrot masih saja terjadi dan bahkan semakin memprihatinkan.

Related posts