Kapal Selam Nanggal 02 Berlayar di Perkotaan Blangpidie Peringati Maulid Nabi SAW

  • Whatsapp

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Gampong Mata Ie Blangpidie Aceh barat Daya (Abdya) peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW begitu meriah.

Ribuan masyarakat sangat antusias saat pawai di jalan perkotaan Blangpidie.

Banyak hiasan seperti Balai Maulid menyerupai kapal selam Nanggala 02 hasil karya buah tangan anak Dusun (DS) 2 Gampong Mata Ie.

Perayaan maulid ini diselenggarakan di Masjid Jamik Baitul Ali Kemukiman Kuta Tinggi, Selasa (19/10).

Penampakan kapal selam warna pekat itu jelas terlihat saat masyarakat lima gampong dalam kemukiman tersebut melaksanakan pawai keliling di pusat Kota kabupaten berjuluk Nagari Breuh Sigupai.

Lima gampong yang dimaksud yakni gampong Geulumpang Payong, Kuta Tinggi, Mata Ie, Babahlung dan gampong Panton Raya. Sementara rute pawai dimulai dari daerah gampong Babahlung menuju ke komplek perkantoran, kemudian langsung menuju ke pusat kota Blangpidie dan seterusnya ke tempat puncak acara Maulid Nabi di masjid Baitul Ali.

Amatan di lokasi, selain kapal selam nanggala yang merupakan icon penarik dalam pawai tersebut. Konvoi memeriahkan hari Lahir Rasulullah itu juga dibarengi dengan balai – balai lain seperti perahu dan mobil tank rumah adat Aceh dan berbagai balai lainnya yang dihiasi dengan berbagai macam pernak – pernik buah – buahan serta makanan ringan.

Dalam pawai itu, para peserta pawai yang menggunakan sepeda motor dan mobil juga ikut berbarengan dengan balai yang telah di modifikasi diatas mobil dan becak motor (Betor). Diatas balai juga terlihat para anak muda memukul rabana sambil bershalawat Nabi Muhammad Saw.

Informasi yang diterima, dibuatnya miniatur KR Nanggala ini tidak terlepas dari tragedi menyedihkan yang pernah dialami rakyat, kala sebuah kapal selam bersejarah bernama Nanggala milik TNI angkatan Laut tengelam pada April 2021 lalu.

Sedangkan proses pembuatan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dari Dusun II gampong Mata Ie menghabiskan waktu kurang lebih satu pekan. Usai pembuatan, balai kapal selam diisi dengan buah dan makanan seperti nasi untuk disajikan kepada para tamu undangan.

Tamu undangan yang diundang oleh pihak panitia yaitu santri dari beberapa pesantren yang ada didalam kabupaten Abdya dan peserta zikir dari Kecamatan Meukek kabupaten Aceh Selatan.

Bagi masyarakat kemukiman Kutatinggi, melakukan pawai saat menyambut Maulid Nabi merupakan hal rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Warga masing-masing membuat balai dengan bentuk sesuai selera mereka. Pada hari pelaksanaan semua balai ini dibawa ke masjid. Maulid tahun ini berpusat di Masjid Baitul’Ali.

Related posts