Kasus Pemukulan Imum Chik Desa Keude Baro Berakhir Damai, Korban Maafkan Pelaku

by Jimi Pratama

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Kasus pemukulan imum chik di Gampong Keude Baro, kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya) berakhir damai.

Keuchik Keude Baro cut zaitar .T Hukom, memediasi kedua belah pihak yakni Imum chik desa setempat Ibrahim dan ketua pembangunan Mesjid Supardi. Sabtu (28/5)

“Kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,” kata Zaitar

Proses mediasi itu juga melibatkan kepala desa setempat kedua belah pihak dan Bhabinkamtibmas.

Dengan penyelesaian secara mediasi itu, korban pemukulan pun memutuskan menarik berkas pelaporan di Polres Abdya.

Sebelumnya diberitakan, pemukan itu dipicu pada malam tersebut korban memerintahkan Kepala Dusun agar untuk memberi pengumuman kepada masyarakat bahwa besok ada kegiatan gotong royong.

” Usai memberikan pengumuman pelaku langsung menemui kepala dusun untuk mempertanyakan siapa yang perintah dan itu bedasarkan perintah imum chik, kata ketua dusun”., Lanjutnya, ini sudah mengada ngada dan minta dipukul”. Zaitar meniru perkataan pelaku.

Pada pagi harinya tanpa basi basi pelaku langsung memukul berkali kali dari arah belakang tanpa perlawanan hingga korban tumbang.

“Keduanya sudah pesijuk dan sepakat berdamai juga tidak ada dendam”. Pelaku pun mengakui kesalahannya.

You may also like