Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal segera menemui Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung untuk membicarakan kelanjutan investasi pembangunan Trans Studio Mall (TSM) di Banda Aceh.
Saat ini bangunan Trans Studio Mall yang terletak di Jalan T Nyak Makam, Lampineueng, Banda Aceh itu sudah di bangun sekitar 50 persen progres fisik sejak 2019 lalu dan sempat terhenti karena Covid melanda.
Illiza mengatakan sebelumnya pihak dari CT Corp juga sudah berkomitmen untuk melanjutkan kembali pembangunan tersebut.
“Dengan waktu yang tidak lama kami akan silaturahmi dengan pak CT untuk bisa berbicara secara langsung keberlangsungan pembangunan trans studio di Banda Aceh,” kata Illiza kepada wartawan, Kamis malam (22/5).
Menurutnya kehadiran Trans Studio Mall di Banda Aceh berpotensi menyerap 1.000 tenaga kerja dengan total investasi Rp200-Rp 300 miliar dan ditargetkan bisa meraup PAD Banda Aceh hingga Rp 40 miliar. Hingga kini nilai investasi yang sudah digelontorkan CT Corp sudah mencapai Rp92 miliar.
“Ini berpotensi bisa serap 1.000 tenaga kerja dengan total investasi ratusan miliar dan puluhan miliar PAD yang akan dihasilkan,” ucapnya.
Direktur Eksekutif KADIN Banda Aceh Muhammad Luthfi mengatakan pihaknya sudah menemui Direktur Ekspansi PT. Trans Retail Indonesia, Herman Budi Susilo di Jakarta soal kelanjutan investasi trans studio.
Pertemuan itu dalam rangka memastikan seluruh permintaan teknis dari pihak CT Corp telah dipenuhi oleh Pemko Banda Aceh.
Dalam pertemuan itu, pihak dari CT Corp sudah menyampaikan secara prinsip dan telah menyetujui 100 persen kelanjutan investasi ini. Saat ini hanya menunggu waktu yang tepat.
Apalagi saat ini Trans Studio Mall tengah memasuki tahap reactivasi pipeline tenant sebagai bagian dari strategi penyegaran investasi yang sempat mengalami jeda.
Proses ini penting untuk memastikan, bahwa komposisi tenant yang akan hadir nantinya sesuai dengan dinamika dan preferensi pasar terkini.
“Saat ini masih ada tahapan proses reviewing oleh divisi mall di internal Trans Studio,” kata Luthfi.
Diketahui, gedung Trans Studio Mall dibangun 4 lantai di atas lahan 13.302 m² dengan kapasitas parkir 422 mobil. Jika rampung, Trans Studio jadi Mall terbesar di Provinsi Aceh.






