Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kasus HIV di Aceh mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Data Dinas Kesehatan menunjukkan pada 2024 jumlahnya melonjak menjadi 350 kasus HIV dengan 23 di antaranya sudah berkembang menjadi AIDS.
Peningkatan tajam mulai terlihat sejak 2019, ketika jumlah kasus tahunan menembus angka 100. Tren ini terus berlanjut hingga kini, dengan rata-rata 20-23 kasus baru setiap bulan pada 2023-2025.
Baca: Selama 2025, Pengidap HIV di Aceh 13 Persen Diantaranya Berusia di Bawah 20 Tahun
“Artinya, di akhir tahun jumlah kasus akan selalu di atas 300,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, Imam Murahman, Senin, 12 Agustus 2025.
Hingga Juli 2025, total kumulatif kasus HIV di Aceh mencapai 1.974 orang. Sebanyak 81 persen di antaranya adalah laki-laki. Dari jumlah itu, lebih dari separuhnya 996 orang merupakan kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL), yang menjadi populasi kunci penyebaran HIV di Aceh.
Baca: Dinkes Catat Ada 20 lebih Kasus HIV di Aceh Setiap Bulan
“Kalau dilihat dari data, populasi LSL memang yang paling dominan. Disusul populasi umum 468 orang, pelanggan pekerja seks 126 orang, pelanggan pekerja seks laki-laki 87 orang, dan pekerja seks perempuan hanya 8 orang,” jelasnya.
Dari sisi usia, kelompok 21–30 tahun mendominasi dengan 48 persen kasus pada Januari–Juli 2025. Yang mengkhawatirkan, proporsi kasus pada kelompok usia 11–20 tahun meningkat menjadi 13 persen tahun ini.
“Kalau sudah bergejala di usia 18–19 tahun, kemungkinan tertularnya sudah sejak 5–6 tahun sebelumnya,” tambahnya.
