Ketua IOF Aceh Ajak Pengcab Gayo Lues Dukung Pariwisata dan Tanggap Bencana

Gayo Lues (KANALACEH.COM) – Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Off-road Federation (IOF) Aceh, Ahmad Haeqal Asri, meminta Pengurus Cabang (Pengcab) IOF Gayo Lues untuk turut membantu menggerakkan sektor ekonomi, khususnya pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Haeqal Asri saat melantik Pengcab IOF Aceh Gayo Lues yang diketuai oleh Mansur, Rabu (27/8/2025) malam.

Menurutnya, Gayo Lues memiliki kekayaan alam luar biasa, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang menyuguhkan hutan asri. Potensi ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan seperti Tangkuban Perahu, Rinjani, maupun Bromo.

“Pegiat otomotif di segmen off-road bisa mengembangkan kendaraan khusus untuk fasilitas wisata, misalnya untuk menerabas hutan, menyusuri pantai, hingga menjelajah wisata alam bebas lainnya,” ujar Haeqal.

Ia menambahkan, off-road bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Armada kendaraan off-road dapat dikerahkan dalam kondisi darurat, seperti bencana tanah longsor maupun banjir.

“Jika terjadi bencana, armada yang dimiliki Pengcab IOF Aceh Gayo Lues bisa dikerahkan untuk membantu. Kendaraan dengan spesifikasi khusus ini sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, Anggota DPR-RI Komisi V Fraksi PKB Irmawan, Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati H. Maliki, serta unsur Forkopimda setempat.

Ajang Lerex 2025

Usai pelantikan, puluhan klub dari Aceh maupun luar Aceh mengikuti ajang Leuser Rainforest Explore (Lerex) 2025 yang digelar di Blangkejeren.

Kegiatan tersebut resmi dilepas Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Usman yang akrab disapa Kak Na, di Stadion Seribu Bukit, Kecamatan Blangkejeren, Kamis (28/8/2025). Ia hadir bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi dan Ketua TP-PKK Gayo Lues, Rita Elviani Suhaidi.

Kegiatan Lerex berlangsung pada 28–31 Agustus 2025, melibatkan 65 unit kendaraan dengan total 175 kru dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata berbasis petualangan sekaligus mendorong ekowisata di Aceh, khususnya Gayo Lues.

Dalam kesempatan itu, Kak Na juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak penerima manfaat. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi otomotif, tetapi juga momentum memperkuat promosi pariwisata sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

Related posts