Masrul Aidi Tak Terima Tuduhan Bullying Jadi Pemicu Santri Bakar Dayah

Tgk Masrul Aidi. (ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Tgk Masrul Aidi mengambil langkah hukum terkait tuduhan yang dialamatkan ke pihaknya soal bully jadi pemicu santri bakar dayah.

Untuk itu ia menunjuk Advokat Nourman sebagai kuasa hukumnya untuk melawan dugaan penggiringan opini yang disampaikan oleh Polresta Banda Aceh.

“Saya ingin kasus ini ditangani secara tuntas. Permasalahan tidak hanya soal kebakaran itu tapi adanya pesan palsu berupa pemerasan atas nama kasat reskrim polresta Banda Aceh dan juga penggiringan opini sesat terhadap dayah,” kata Masrul Aidi dalam keterangannya, Kamis, 13 November 2025.

Baca: Tak Tahan Dibully, Jadi Motif Santri Bakar Dayah Babul Maghfirah

Kuasa Hukum Masrul Aidi, Nourman membenarkan dirinya ditunjuk untuk melakukan langkah hukum terkait kasus itu.

“Saya menganggap ini menjadi lebih serius karena adanya penggiringan isu untuk merusak kehormatan dayah. Kami akan luruskan itu dan sekaligus meminta kapolresta meluruskan tudingan bulliying sebagai akibat pembakaran itu,” katanya.

Menurut Nourman, tuduhan ini memicu kecurigaan lebih jauh terhadap semua dayah, baik modern maupun tradisional. Dan ini, kata dia kontra produktif dengan upaya yang dilakukan oleh seluruh dayah dan sekolah di Aceh.

Pasca kebakaran yang melanda dayah babul maghfirah yang dipimpin oleh ustadz Masrul Aidi, ternyata menimbulkan masalah baru. Beberapa pihak, kata dia secara tendensius menuding ada bullying di dayah Babul Maghfirah sebagai penyebab pembakaran tersebut.

“Tendensi negatif ini akan menjadi bola salju yang berbahaya,” ucapnya.

Menurutnya hal ini dipicu oleh kesimpulan kapolresta Banda Aceh yang menyebutkan alasan bulliying sebagai penyebab pembakaran.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono sebelumnya mengatakan terduga pelaku adalah santri kelas 12 / 3 SMA.

Dia mengatakan motif dari tersangka melakukan pembakaran ini adalah karena sakit hati sama temannya, sering dibully, diejek oleh teman-teman santri.

Related posts