Pidie Jaya (KANALACEH.COM) – Pesawat milik TNI akan menyalurkan bantuan logistik hingga obat-batan di daerah-daerah terisolir akibat banjir dan longsor di Aceh. Hal itu dilakukan untuk mempercepat distribusi karena akses jalur darat terputus total.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk melakukan langkah cepat distribusi bantuan kepada korban bencana di Aceh karena masih banyak yang terisolir.
Kemudian distribusi bantuan nantinya akan di drop dari udara kemudian petugas TNI akan mengambil lalu disalurkan ke pengungsi-pengungsi agar cepat sampai.
“Kami mulai mengirim utamanya itu pakaian, obat-obatan, makanan dan air untuk minum. Selanjutnya cara mengirim supaya cepat akan di drop dari udara dan diambil oleh anggota kita lalu diantar ke pengungsi,” katanya.
Langkah itu dilakukan agar penyaluran bantuan nantinya bisa langsung menyasar ka warga, dan tidak ada rebut-rebutan.
“Agar masyarakat tidak rebut-rebutan. Masyarakat tunggu ditempat saja,” katanya.
Menhan memastikan penyaluran itu akan dilakukan mulai besok Minggu (30/11) mengingat situasi pengungsi dan korban yang terisolir masih banyak yang belum tersentuh bantuan.
Diketahui pasca banjir dan longsor menerjang Aceh, jalur darat menuju Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Bireuen terputus total. Sehingga suplai bantuan dari arah Sumatera Utara dan Banda Aceh putus.






