BLANGPIDIE (KANALACEH.COM) – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir, meminta seluruh perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di Aceh untuk menggratiskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai kebijakan tersebut penting sebagai bentuk dukungan moril dan empati dunia pendidikan terhadap mahasiswa yang sedang mengalami musibah.
“Ini perlu dilakukan sebagai bagian dari dukungan moril dan rasa empati dunia pendidikan terhadap mahasiswa yang terdampak banjir,” katanya, Minggu (21-12-2025).
Irpannusir menambahkan, keringanan biaya pendidikan juga perlu diterapkan di tingkat sekolah apabila selama ini terdapat pungutan atau biaya yang dibebankan kepada siswa.
“Tidak hanya mahasiswa, tetapi siswa di tingkat dasar, menengah, dan lanjutan juga perlu mendapatkan keringanan. Jika ada biaya-biaya yang selama ini dibebankan, kami minta agar itu digratiskan,” lanjutnya.
Ia mengapresiasi langkah sejumlah kampus yang telah melakukan penggalangan dana oleh civitas akademika dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Namun, menurutnya, bantuan finansial saja belum cukup tanpa adanya kebijakan konkret dari institusi pendidikan.
Ia berharap, kebijakan penggratisan UKT dan biaya pendidikan ini dapat segera direalisasikan oleh kampus-kampus yang belum menerapkannya.
Sebab, langkah ini penting sebagai bentuk nyata kehadiran dunia pendidikan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Tentu jika ini terwujud, adalah bentuk riil kehadiran dunia pendidikan dalam membantu korban bencana,” pungkasnya.
Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh turut memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.
Hal itu secara tidak langsung ikut memperberat masyarakat untuk proses pembayaran biaya pendidikan di Aceh. (*)






