Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Aceh membuka donasi dan serta ikut menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.
Ketua FJPI Aceh, Saniah LS, mengatakan, uluran tangan bagi penyintas banjir dan longsor masih sangat dibutuhkan. Keterlibatan FJPI Aceh, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian jurnalis perempuan terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kami merasa bertanggung jawab untuk membantu, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga dengan membuka donasi sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat,” tegas Saniah dalam keterangannya, Rabu, 14 Januari 2026.
FJPI Aceh menyalurkan bantuan donasi keempat, yang akan dijadwalkan berangkat ke lokasi pada Sabtu (17/1/2026), di Banda Aceh. Selain penyaluran bantuan, juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan tenaga kesehatan bagi Lansia dan Psikososial bagi anak yang akan difokuskan di Desa Paya Rebo Lhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Warga penyintas dari beberapa desa terdampak dilaporkan masih menghadapi kesulitan pascabencana, termasuk kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan. Penyitas bencana di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara khususnya, selain membersihkan rumah/lingkungan tempat tinggal (kehilangan rumah) dari lumpur sisa banjir dan bekerja seperti biasa.
“Sebagian informasi yang saya terima masih mengungsi dan bertahan di Posko Pengusian, di tenda di halaman rumah yang hilang dibawa banjir, serta bekerja seperti biasa menjadi berdagang, dan menjadi buruh kupas Pinang,” ungkap Saniah.
Banjir bandang dan longsor yang menerjang Aceh pada 26 November 2025, mengakibatkan 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh. Masyarakat tidak saja kehilangan keluarga, rumah, harta, kebun, ternak, dan tempat usaha.
Untuk itu FJPI Aceh tergerak menjadi perpanjangan tangan masyarakat membantu menyalurkan bantuan lewat donasi yang dibuka seminggu pascabencana hingga masyarakat benar-benar pulih dari bencana.
Penyaluran donasi yang terkumpul sudah disalurkan di Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Utara, dan Aceh Utara.
“Terimakasih FJPI Pusat dan terimakasih orang baik dari Papuan hingga Aceh. Kami masih terus membuka donasi karena penyitas bencana masih membutuhkan uluran tangan kita untuk pulih,” kata Saniah.
