Bank Aceh Kembali Raih Predikat WTP Untuk Laporan Keuangan Tahun 2025

(foto: humas Bank Aceh)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan tahun buku 2025.

Opini tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan sebagai bentuk pengakuan atas kepatuhan perseroan terhadap standar pelaporan keuangan yang berlaku.

Laporan Hasil Audit (LHA) diserahkan secara langsung kepada manajemen Bank Aceh di Gedung Action Center, Banda Aceh, pada Jumat (13/1/2026).

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan bahwa capaian ini memiliki makna strategis dalam menjaga integritas laporan keuangan serta memperkuat kepercayaan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Capaian ini menjadi sangat relevan mengingat pentingnya integritas laporan keuangan dalam menjaga kepercayaan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Fadhil Ilyas Direktur Utama Bank Aceh, Jumat, 27 Februari 2026.

Menurut manajemen, raihan opini WTP secara konsisten mencerminkan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang disiplin dan berkelanjutan. Opini tersebut tidak sekadar menjadi pencapaian administratif, melainkan indikator bahwa seluruh proses bisnis dan operasional bank telah dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan yang tinggi.

Pencapaian ini merupakan hasil komitmen kolektif seluruh jajaran dalam memastikan setiap kebijakan finansial dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.

Sejalan dengan komitmen terhadap transparansi keuangan, Bank Aceh juga terus memperkuat inovasi digital sepanjang 2025. Pengembangan berbagai fitur pada layanan Action Mobile Bank Aceh dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan transaksi nasabah.

Pada tahun yang sama, Bank Aceh meresmikan fasilitas ATM Drive Thru pertamanya yang berlokasi di kawasan strategis Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi layanan guna menghadirkan akses perbankan yang cepat, aman, dan efisien.

Sepanjang tahun operasional 2025, Bank Aceh turut meraih berbagai penghargaan di tingkat daerah maupun nasional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi. Penghargaan tersebut mencakup pengakuan sebagai Bank Pemajuan UMKM Daerah pada ajang The Aceh Post Awards 2025 serta apresiasi dari BPDP Kelapa Sawit sebagai Mitra Penyaluran Terbanyak kategori BPD.

Di bidang digital, Bank Aceh meraih Platinum Award pada PRIMA Awards 2025 untuk kategori transaksi digital tertinggi dan penghargaan Serambi Ekraf 2025 atas komitmennya dalam memperkuat ekonomi kreatif.

Dalam aspek edukasi dan kepedulian sosial, Bank Aceh dinobatkan sebagai Lembaga Jasa Keuangan Teraktif dalam program literasi keuangan melalui OJK Financial Literacy Award 2025 serta meraih Juara III Paritrana Award 2025 dari BPJS Ketenagakerjaan.

Dukungan terhadap ekosistem media dan kolaborasi daerah juga mendapat apresiasi melalui Citra Karsa Awards 2025 serta penghargaan Genting Collaboration Summit 2025 yang diraih Bank Aceh Subulussalam.

Dengan capaian opini WTP tersebut, Bank Aceh optimistis melangkah ke tahun 2026 sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Fokus strategis perseroan tetap diarahkan pada pemberdayaan sektor produktif dan UMKM guna menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi pembangunan Aceh.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris, Direksi, seluruh karyawan, nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan serta kepercayaan yang terus diberikan. Opini WTP ini dinilai menjadi energi positif bagi perseroan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan serta meningkatkan kualitas layanan demi kemajuan ekonomi Aceh dan nasional.

Related posts