Polemik Mualem Tunjuk Anak jadi Komisaris, Kemendagri Turunkan Tim

Mendagri Tito Karnavian. (Kanal Aceh/Randi)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menunjuk anaknya Sunnyl Iqbal sebagai komisaris utama (Komut) PT Pema Global Energi (PGE). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengaku tidak pernah mengeluarkan persetujuan untuk pengangkatan tersebut.

Tito mengatakan, sesuai aturan yang harus ada persetujuan atau pertimbangan Kemendagri hanya menyangkut jabatan di PDAM dan BPR. Sementara PGE disebut Perseroda yang tidak perlu melalui persetujuan Kemendagri.

“Kemendagri belum pernah mengeluarkan persetujuan tentang pengangkatan yang bersangkutan yang masih punya hubungan dengan gubernur Aceh untuk menjadi komisaris utama,” kata Tito seperti dilansir laman detikcom, Selasa, 31 Maret 2026.

Menurut informasi diperoleh pihaknya, kata Tito, penunjukan Sunnyl berdasarkan hasil RUPS meskipun pemegang sahamnya adalah pemerintah daerah. Meski demikian Kemendagri akan menurunkan tim ke Aceh.

“Ini kami kira bisa menjadi kita akan melihat apakah mekanisme sudah benar, apakah kriterianya sudah memenuhi kriteria untuk menjadi seorang komut. Kami akan coba untuk turunkan tim ke sana,” jelas Tito.

Berdasarkan surat beredar, Sunnyl ditunjuk sebagai Komut PGE berdasarkan Keputusan Pemegang Saham PT Pembangunan Aceh (Perseroda) di luar Rapat Umum Pemegang Saham (Keputusan Sirkuler) pada tanggal 13 Maret 2026, sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 91 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pemilik modal PT Pembangunan Aceh (Pema) adalah Pemerintah Aceh yang diwakili gubernur sebagai pemilik saham.

Sementara PT PGE merupakan anak perusahaan PT Pema yang mengelola Wilayah Kerja (WK) Blok B di Aceh Utara. Selain jabatan komisaris, Mualem juga menunjukkan Asnawi sebagai anggota komisaris dan Muhammad Nur direktur utama. [detik]

Related posts