Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyatakan kesiapan penuh dalam melayani jemaah haji 2026 yang dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 5 Mei mendatang.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh yang juga Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, mengatakan seluruh layanan dan tahapan persiapan telah disiapkan guna memastikan proses keberangkatan jemaah berjalan lancar.
Selama berada di Asrama Haji, jemaah akan menjalani sejumlah tahapan penting sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Tahapan tersebut meliputi kedatangan sesuai jadwal kelompok terbang (kloter), pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, serta pembagian dokumen dan perlengkapan haji.
“Dokumen dan perlengkapan yang akan diterima jemaah antara lain Surat Perjalanan Menuju Arab Saudi (SPMA), gelang identitas, boarding pass, dan paspor. Selain itu, jemaah juga akan mengikuti pemantapan manasik sebagai pembekalan akhir sebelum keberangkatan,” kata Arijal, Senin (27/4/2026).
Setelah seluruh tahapan selesai, jemaah akan mengikuti prosesi pelepasan sebelum boarding dan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda. “InsyaAllah jemaah haji Aceh akan terbang perdana ke Tanah Suci pada 6 Mei 2026 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” ujarnya.
Pada tahun ini, jumlah jemaah haji Aceh yang akan diberangkatkan mencapai 5.426 orang, termasuk petugas haji. Kloter pertama dijadwalkan masuk dalam gelombang awal keberangkatan, sementara kloter berikutnya tergabung dalam gelombang kedua dengan rute penerbangan menuju Jeddah.
Dengan kesiapan tersebut, PPIH Embarkasi Aceh optimistis seluruh rangkaian pelayanan dapat berjalan tertib, aman, dan lancar demi mendukung kekhusyukan ibadah jemaah haji.
