Selain RTLH, Dandim 0110 Abdya Juga Bantu Pengembangan Ekonomi Warga

Pasiter Kodim 0110/Abdya, Kapten Inf Faryanda, mengatakan bantuan ekonomi yang disiapkan meliputi budidaya ikan lele bioflok, kandang beserta ayam petelur, serta dukungan pakan.

BLANGPIDIE | KANALACEH.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0110 Aceh Barat Daya tak sekadar membangun infrastruktur di pedesaan.

Di Desa Gunung Cut Tangan-Tangan, program tersebut juga menghadirkan harapan baru bagi warga kurang mampu yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni.

Di tengah aktivitas pembangunan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter, pembuatan sumur bor, hingga renovasi rumah ibadah, perhatian warga tertuju pada pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) serta dukungan pengembangan ekonomi keluarga.

Program tambahan tersebut menjadi inisiatif Komandan Kodim 0110/Aceh Barat Daya, Letkol Inf Mega Rana Al-Amin, guna membantu masyarakat meningkatkan penghasilan setelah rumah mereka direhabilitasi.

Pasiter Kodim 0110/Abdya, Kapten Inf Faryanda, mengatakan bantuan ekonomi yang disiapkan meliputi budidaya ikan lele bioflok, kandang beserta ayam petelur, serta dukungan pakan.

“Selain mendapatkan perbaikan rumah melalui program RTLH, warga penerima manfaat juga memperoleh bantuan pengembangan ekonomi berupa budidaya ikan lele bioflok, kandang dan ayam petelur berikut bantuan pakan. Program ini merupakan inisiatif Dandim 0110 Abdya, Letkol Inf Mega Rana Al-Amin,” kata Faryanda, Minggu (10-5-2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat penerima manfaat memiliki sumber penghasilan berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-128, Kodim 0110/Abdya membuka jalan pertanian baru sepanjang 2.500 meter untuk mempermudah akses warga menuju lahan perkebunan dan pertanian.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menjalankan sejumlah kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

Faryanda menambahkan, program rehabilitasi RTLH menyasar lima unit rumah warga yang dinilai tidak layak huni.

Seluruh pengerjaan dilakukan bersama masyarakat guna memperkuat semangat gotong royong di lokasi TMMD.

“Harapannya, bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga penerima manfaat dapat mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Related posts