BLANGPIDIE | KANALACEH.COM- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Kamis (14-5-2026), progres keseluruhan sasaran fisik dilaporkan telah mencapai 83,40 persen.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin melalui Pasiter Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Faryanda menyebutkan, salah satu pekerjaan utama berupa pengerasan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter kini telah mencapai 67 persen.
“Pelaksanaan kegiatan TMMD terus berjalan sesuai target meski sempat terkendala kondisi cuaca hujan pada siang hari,” kata Faryanda pada media ini. Jum’at (15/5/2026)
Selain pembangunan fisik, berbagai kegiatan nonfisik juga telah dirampungkan seluruhnya. Di antaranya pengobatan gratis, pasar murah, donor darah, pembuatan akta kelahiran gratis, penanaman pohon, pembagian sembako, hingga sejumlah penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, pertanian dan kehutanan.
Sementara itu, penyuluhan narkoba dan penyuluhan hukum masih belum dilaksanakan atau masih berada pada progres nol persen.
Pada sasaran tambahan Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga terus dikebut. Salah satu unit RTLH telah rampung 100 persen, sementara unit lainnya bervariasi mulai dari 21 hingga 99 persen.
Kemudian untuk program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di lima titik, sebagian besar telah selesai dikerjakan. Hanya satu titik yang masih berada pada progres 67 persen.
Adapun pembangunan lima unit MCK menunjukkan perkembangan positif dengan capaian antara 75 hingga 100 persen. Sedangkan program ketahanan pangan seluas satu hektare saat ini telah mencapai progres 72 persen.
Dalam pelaksanaan TMMD tersebut, Kodim 0110/Abdya melibatkan sebanyak 129 personel TNI, lima personel Polri, 10 personel pemerintah daerah, serta 20 warga masyarakat.
Meski cuaca sempat berubah dari cerah pada pagi hari menjadi hujan saat siang dan mendung pada sore hari, pelaksanaan kegiatan tetap berlangsung dengan dukungan satu unit excavator dan sejumlah alat pertukangan lapangan.






