Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dalam kondisi aman pascagangguan kelistrikan atau blackout yang sempat memicu peningkatan konsumsi di sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyebut penyaluran BBM kepada masyarakat hingga kini tetap berjalan normal dengan dukungan stok yang mencukupi.
Peningkatan kebutuhan BBM terjadi terutama pada produk Biosolar di sejumlah SPBU wilayah Nagan Raya. Kondisi tersebut dipengaruhi peralihan sebagian konsumen dari Dex Series ke Biosolar akibat disparitas harga BBM subsidi dan nonsubsidi.
“Terjadi peningkatan konsumsi pada waktu tertentu, khususnya untuk Biosolar. Namun, kondisi stok dan distribusi tetap terjaga,” demikian keterangan Pertamina, Senin (25/5).
Untuk menjaga kelancaran distribusi pasca lonjakan konsumsi, Pertamina melakukan penguatan operasional penyaluran melalui penambahan hari operasional Fuel Terminal (FT) Meulaboh yang menjadi titik suplai bagi wilayah Nagan Raya.
Langkah itu dilakukan guna memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap optimal dan kebutuhan energi di wilayah tersebut terpenuhi.
Saat ini, penyaluran BBM di Nagan Raya dilaporkan berjalan baik. Pertamina juga terus melakukan pemantauan operasional, optimalisasi distribusi, serta penguatan pasokan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan produk BBM berdasarkan spesifikasi maupun peruntukannya agar distribusi energi tetap lancar dan merata.
