Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh memastikan akan melibatkan perusahaan dan pekerja lokal untuk pelaksanaan proyek di Aceh.
Kepala Posko Wilayah (Kaposwil) Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA mengatakan meskipun 92 persen anggaran dikelola oleh pusat, pihaknya tetap melibatkan semua pelaku usaha yang ada di Aceh untuk pemulihan dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat lokal.
“Kami dorong pelibatan perusahaan daerah dalam pengerjaan proyek-proyek ini. Tenaga yang bekerja di lapangan pun sebagian besar adalah masyarakat Aceh sendiri,” kata Safrizal, Jumat (11/9).
BACA: 92 Persen Anggaran Rehab-Rekon Aceh Dikelola Pusat, Satgas: Tanggung Jawab Bersama
Namun, tenaga dari luar daerah masih dibutuhkan untuk pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus dan belum mencukupi di Aceh. Selain proyek yang dikerjakan kementerian/lembaga, pemerintah pusat juga menyalurkan dukungan fiskal yang masuk langsung ke kas daerah.
Safrizal juga membantah bahwa dalam pengelolaan anggaran rehab – rekon ‘dikuasi pusat’ tanpa melibatkan pemerintah daerah.
Menurut Safrizal, pembagian tersebut harus dilihat dari konteks penanganan bencana yang berdampak lintas wilayah dan membutuhkan pengerahan sumber daya nasional.
“Semua anggaran itu, baik yang dikerjakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, 100 persen tujuannya untuk rakyat,” kata Safrizal, Rabu (9/9).
