Kejar Target, Pemerintah Bangun 21 Ribu Huntap di Aceh Senilai Rp6 Triliun

(ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah mempercepat pembangunan 21.228 unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Proyek relokasi yang ditargetkan berlangsung pada periode 2026-2027 ini menelan anggaran mencapai Rp6,07 triliun.

Kepala Pos Komando Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyatakan seluruh tahapan diakselerasi agar para korban bencana dapat segera menempati hunian yang aman dan layak.

“Pemilihan penyedia jasa, penandatanganan kontrak, mobilisasi lapangan, hingga pelaksanaan konstruksi terus kami kawal secara ketat agar target tercapai,” ujar Safrizal, Kamis (22/10).

Sepanjang tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan 6.220 unit huntap dengan nilai Rp1,76 triliun yang tersebar di delapan kabupaten/kota, yakni Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Lhokseumawe.

Hingga 21 Oktober 2026, rata-rata progres fisik pembangunan telah menyentuh 1,52 persen, yang meliputi pekerjaan pembersihan lahan, pembuatan pondasi, hingga fabrikasi panel Rumah Instan Sehat Sederhana (RISHA).

Pembangunan infrastruktur ini memanfaatkan berbagai sumber lahan, mulai dari aset pemda, tanah masyarakat dan adat, hingga lahan eks Hak Guna Usaha (HGU).

Proses konstruksi di lapangan juga harus menghadapi tantangan geografis yang beragam, mulai dari kontur landai hingga kawasan berlereng tajam di Kabupaten Gayo Lues.

Dari sisi keuangan, realisasi penyerapan anggaran saat ini baru tercatat sebesar Rp125,39 miliar (7,14 persen), namun diproyeksikan akan melonjak drastis hingga 95,07 persen pada akhir Desember 2026 seiring masifnya pengerjaan di seluruh titik lokasi.

Related posts