Mahasiswa UGM Pelajari Penanggulangan Bencana

  • Whatsapp
Mahasiswa UGM Pelajari Penanggulangan Bencana

Banda Aceh (KANAL ACEH.COM) – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam (MTPBA) Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Banda Aceh untuk mempelajari penanggulangan bencana.

Kedatangan Mahasiswa Magister UGM bersama sejumlah dosem pembimbing tersebut disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh Bahagia di Aula Balai Kota Banda Aceh, Kamis (29/10).

“Kami melihat Banda Aceh telah menerapkan pembangunan sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat, hal itu sangat menarik untuk dipelajari,”kata Dr Ir Istiarto MEng selaku ketua rombongan dalam pertemuan tersebut, kemarin.

Dikatakan, bagaimana pun masyarakat merupakan subjek dari program disater risk reduction. Kami pandang ini penting guna mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang ‘ramah’ bencana.

Kita harapkan melalui pertemuan ini bisa bermanfaat dalam usaha meminimalisir korban melalui penanggulangan risiko bencana.

Sementara itu, Sekda Bahagia menyatakan, berbagai upaya telah dan sedang dilakukan Pemko Banda Aceh sebagai upaya untuk memberikan pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Berbagai uapaya yang dilakukan diantaranya melakukan kegiatan Tsunami Drill untuk warga, membangun beberapa gedung Escape Building dan gedung-gedung sebagai tempat penampungan, menyiapkan jalan-jalan sebagai akses untuk melarikan diri saat terjadinya bencana, memasang rambu-rambu penunjuk arah evakuasi dalam Kota Banda Aceh.

Selanjutnya, memberikan pelatihan dan simulasi terhadap Pegawai Pemerintah dan BUMN, memberikan pelatihan kebakaran terhadap Pegawai Provinsi dan Kota serta aparatur Desa dilengkapi dengan pemberian 1 unit alat pemadam kebakaran untuk masing-masing peserta, membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC), melaksanakan Latihan Berkala terhadap semua pegawai BPBD Kota Banda Aceh dan Membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB), memastikann Sirine Sistem akan berbunyi bila terjadi tsunami, dan lainnya.

Sekda mengharapkan melalui kedatangan delegasi UGM ke Banda Aceh, kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi, khususnya dalam pengelolaan bencana alam.

“Kami sangat mengharapkan masukan dan saran dari Bapak-Ibu sekalian, untuk membangun kota ini ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(T.Irawan)

Related posts