Muzakir Manaf: Saya Sempat Mendaftar Sebagai Anggota HMI

Muzakir Manaf: Saya Sempat Mendaftar Sebagai Anggota HMI
Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, membuka Muswil ke-5 KAHMI Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu (811) malam.
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANAL ACEH.COM) – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, memberikan pengakuan dihadapan seluruh alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh, bahwa dirinya sempat mendaftar dan menjadi anggota HMI.

“Saya juga HMI. Saya masih ingat, tahun 1983-1984 saya pernah mendaftar sebagai anggota HMI. Namun, karena keadaan waktu itu, saya harus meninggalkan bangku kuliah,” ujar Muzakir Manaf.

Kalimat tersebut dilontarkan Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 Keluarga Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh, di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu (8/11) malam.

Ads

KAHMI adalah organisasi besar yang beranggotakan mantan aktivis yang kini banyak berkecimpung di berbagai bidang.

Pembukaan Muswil dihadiri Majelis Nasional KAHMI Dr Reni Marlinawati, Koordinator Majelis Aceh, Prof Ahmad Humam Hamid, perwakilan Forkopimda Aceh, para Ketua dan pengurus KAHMI Pusat dan Aceh, Ketua KNPI Aceh Jamaluddin, Ketua HMI Aceh dan Perwakilan organisasi masyarakat serta pers.

Dalam sambutannya, Wagub mengakui bahwa HMI adalah salah satu organisasi yang memiliki sistem pengkaderan terbaik di Indonesia. “Setahu saya, hanya jabatan presiden RI yang belum diisi oleh alumni HMI. Selebihnya, mulai dari jabatan Wakil Presiden, Politisi, Menteri, Ketua Parpol, pengusaha dan sebagainya semua telah diduduki oleh alumni HMI,” ungkap Mualem. Fakta tersebut menurut Wagub telah menegaskan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang sangat diperhitungkan dalam berbagai aktivitas sosial dan politik di Indonesia.

Bersatu Membangun Aceh

Muzakir Manaf: Saya Sempat Mendaftar Sebagai Anggota HMI

Wagub berharap, Muswil KAHMI dapat berlangsung lancar. Keberadaan KAHMI juga diharapkan bisa lebih diperkuat lagi sehingga tercipta organisasi yang tangguh, untuk kemudian mampu mendorong terjadinya perubahan di Aceh. “Keluarga besar KAHMI harus menjadi bagian penting dalam merubah kondisi yang ada di Aceh saat ini. Mudah-mudahan melalui Muswil ini, ide perubahan itu bisa kita perkuat untuk kemudian menjadi program dalam menjalankan organisasi ini ke depan,” tukas Wagub.

“Usai dilantik sebagai Wakil Gubernur Aceh, hingga saat ini, saya juga selalu meminta pendapat dari semua kalangan termasuk para kader HMI. Hal ini saya lakukan untuk menyatukan persepsi untuk membangun Aceh. Ingat, bersatu saja, belum tentu kita bisa membangun Aceh, apalagi bercerai berai,” ujar Muzakir Manaf, menegaskan. [Taufik]