Piala FA, Laga Pembuktian Van Gaal

by Redaksi | Kanal Aceh
imganthony-martial-wayne-rooney-manchester-united

Machester (Kanal Aceh)Manchester United akan menghadapi klub Football League One, Sheffield United, dalam pertandingan babak ketiga Piala FA di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (10/1) dinihari. Kemenangan melawan tim kasta tiga ini adalah sesuatu yang mutlak diraih Manchester United, mengingat mereka sedang berada dalam momen yang tepat.

Usai menjalani delapan pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan, Manchester United akhirnya berhasil memetik tiga poin dalam pertandingan Liga Premier Inggris melawan Swansea City, 2 Januari lalu. Tim asuhan Louis Van Gaal ini menang 2-1. Kemenangan itu membuat Van Gaal kembali berharap sisa musim ini bakal berjalan mulus.

“Saya berharap ini adalah awal yang fantastis bagi kami di tahun baru ini dan kami bisa melanjutkannya saat melawan Sheffield,” kata Van Gaal usai pertandingan melawan Swansea.

Hasil tidak memuaskan yang dicapai Manchester United akhir-akhir ini sempat membuat kabar tidak enak berembus: Van Gaal akan dipecat dan Jose Mourinho, yang baru saja putus hubungan dengan Chelsea, akan menjadi penggantinya. Begitu tertekannya Van Gaal, dia sampai marah dan meninggalkan konferensi pers menjelang pertandingan melawan Stoke City, Desember lalu.


Baca juga:

Van Gaal: Tak Ada Alasan untuk Memecat Saya

Manchester United Dikritik CEO Adidas


Kemenangan melawan Sheffield United bisa membuat Van Gaal sedikit lebih rileks. Dia bisa membuktikan bahwa Manchester United akan menjalani tahun baru ini dengan tren yang lebih bagus. Selain itu, kemenangan melawan Sheffield juga bisa membuka jalan untuk meraih trofi pertama Van Gaal bagi United sejak menangani klub berjulukan Iblis merah itu pada pertengahan 2013.

Van Gaal pun dikabarkan sudah melakukan apa yang perlu untuk mengembalikan pasukannya ke jalur yang benar. Salah satunya, menurut kolumnis ESPN Andy Mitten, adalah menuruti saran pemain untuk mengaktifkan kembali “Boxes”—sebuah drill di mana satu hingga tiga pemain harus mendapatkan bola selagi pemain lain mengumpannya.

Menurut Mitten, drill tersebut melibatkan keterampilan, kemampuan mengambil posisi, gerakan, dan elemen kompetitif, mengingat pemain yang umpannya salah akan mendapatkan hukumannya. Sebelumnya, Van Gaal tak pernah menggunakan drill ini dalam latihan sekalipun sebagian besar pemain menyukainya.

Rio Ferdinand, mantan pemain Manchester United, pernah mengungkapkan kecintaannya pada materi latihan ini. “Ini adalah bagian terbaik dari sebuah latihan,” kata Ferdinand. “Sepertinya 90 persen pemain setuju denganku. Aku membutuhkannya untuk memulai hari dengan energi positif.”

Tentu saja, bukan hanya United yang menginginkan kemenangan dalam laga babak ketiga Piala FA ini.

“Manchester United seharusnya mengalahkan tim yang berasal dari League One,” kata manajer Sheffield United, Nigel Adkins. “Tapi inilah keindahan Piala FA, khususnya di babak ketiga. Akan ada kekecewaan dan kejutan. Tidakkah kami juga bisa melakukannya? Ini adalah Panggung Mimpi (Theatre of Dream/julukan Old Trafford). Jadi, kami juga bisa bermimpi, kan?”

Adkins tetap sadar akan ancaman yang bisa dilancarkan Manchester United. “Mereka punya pemain-pemain hebat dan manajer luar biasa, tapi kami harus percaya dan pergi ke sana tanpa takut,” ujarnya. “Mereka punya catatan bagus di ‘kompetisi-kompetisi piala’ di beberapa musim terakhir dan ini adalah kesempatan lain.”

Menurut Adkins, melawan Manchester United di babak ketiga adalah langkah besar. “Tapi kami tidak boleh takut,” kata dia. “Ini yang sedang kami perjuangkan dan pertahankan. Kami akan pergi ke sana dan menikmati pertandingan itu.” (tempo.co)

You may also like