Mahasiswa Unsyiah tawarkan pengganti minyak tanah

Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah yang menggunakan bioetanol gel sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah. (Ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menawarkan solusi pengganti bahan bakar minyak tanah bagi masyarakat Aceh. Mereka yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Unsyiah tersebut adalah Ayu Nova Rida, Ida Afriani, Nur’Aisyah, dan Cut Wildayati.

Keempat mahasiswi itu menawarkan ide penggunaan bioetanol gel sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah, Sabtu (18/6).

“Bioetanol gel terbukti sangat ramah lingkungan berdasarkan penelitian yang telah kami lakukan. Di samping itu, penggunaan bioetanol gel juga dapat mengurangi jumlah pengeluaran masyarakat. Penggunaan bioetanol gel 250 gram setara dengan penggunaan 1 liter minyak tanah. Apalagi sekarang minyak tanah sudah mulai langka di pasaran dan harganya mahal,” jelas Ayu.

Ads

Menurutnya, pengguna bioetanol sudah relatif banyak di berbagai belahan dunia. Brazil menjadi negara nomor satu dalam penggunaan bioetanol dalam jumlah besar di kehidupan sehari-hari. Namun, kabarnya bioetanol cair sering menyebabkan sebuah ledakan, karena sifatnya yang mudah menguap dan terbakar.

“Karena itu, kami melakukan penelitian untuk mengubah bioetanol cair menjadi bioetanol gel yang memiliki laju penguapan yang rendah sehingga mudah dan aman untuk digunakan, serta ramah terhadap lingkungan. Pengemasan bioetanol gel juga mudah dan mudah juga untuk dibawa kemana-mana,” ungkap Ayu.

Ia menambahkan, bioetanol cair dapat dibuat dari jagung, singkong, tebu dan tumbuhan lainnya yang mengandung gula untuk proses fermentasi. Namun, bahan-bahan baku tersebut dapat memicu berkurangnya jumlah pangan di dalam masyarakat.

Jadi, penggunaan molases atau limbah pabrik gula menjadi alternatif untuk bahan baku pembuatan bioetanol. Setelah didapatkan bioetanol cair, maka dengan penambahan Carboxyl Methyl Celullosa dapat membuat bioetanol cair menjadi bioetanol gel yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Penelitian tentang pemanfaatan limbah pabrik gula sebagai bahan baku bioetanol gel merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Kemristekdikti. Rencananya, hasil penelitian tersebut akan diperlombakan di tingkat nasional. [Sammy/rel]

Ads