Gelombang perairan Aceh capai lima meter

Ilustrasi gelombang tinggi. (Antara Foto)

Meulaboh (KANALACEH.COM) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang di perairan Aceh bagian barat dan Selatan mencapai lima meter pada Rabu (20/7).

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Meulaboh Edi Darlupti melalui prakirawan Saiful Amri mengatakan tinggi minimum gelombang adalah satu meter, sementara untuk tinggi maksimum mencapai lima meter, bahkan bisa lebih.

“Tinggi gelombang sampai lima meter ini karena terjadi tekanan angin rendah di wilayah perairan Samudera Hindia yang menyebabkan angin kencang memicu semakin tinggi gelombang ke wilayah kita,” katanya di Meulaboh, Selasa (19/7).

Saiful menjelaskan sampai tiga hari ke depan kondisi gelombang diperkirakan semakin rendah karena gejala alam ini biasanya ditemukan tidak bertahan lama, ketinggian gelombang sampai lima meter hanya bertahan 1-2 hari.

Dalam rilis prakiraan cuaca Aceh bagian barat dan Selatan 20 Juli 2016 pukul 07.00 WIB hingga 21 Juli 2016 pukul 07.00 WIB, disebutkan bahwa angin ketinggian permukaan sampai 3.000 feet umumnya bertiup dari selatan dengan kecepatan 0-35 kilometer per jam.

Kata Saiful, untuk delapan kabupaten/kota wilayah kerjanya wilayah Aceh Bagian Barat dan Selatan terjadi potensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari dengan suhu 22-32 derajat celcius dengan kelembapan 70-98 persen.

“Imbauan kita juga kepada masyarakat yang berwisata untuk berhati-hati. Atau lebih baik menghindari berwisata ke kawasan pantai untuk beberapa hari ke depan sampai kondisi cuaca normal,” harapnya.

Prakiraan tersebut berlaku untuk Tapaktuan (Aceh Selatan), Meulaboh (Aceh Barat), Sinabang (Simeulue), Singkil (Aceh Singkil), Blang Pidie (Aceh Barat Daya), Calang (Aceh Jaya) dan Suka Makmue (Nagan Raya).

Dia menyebutkan prakiraan untuk hari Kamis (21/7) ketinggian gelombang laut berangsur rendah yakni 0,75-4 meter dengan angin bertiup dari barat Daya dengan kecepatan 0-30 kilometer per jam.

Demikian halnya untuk prakiraan hari Jumat (22/7) ketinggian gelombang di wilayah kerjanya sudah 0,75-3,5 meter dengan angin bertiup dari barat Daya dengan kecepatan 0-30 kilometer per jam. [Antaranews]

Related posts