Dibangun asal jadi, tanggul jalan penghubung di Pidie jebol

Ilustrasi. (Merdeka)

Sigli (KANALACEH.COM) – Proyek pembangunan tebing penahan ruas jalan penghubung Kecamatan Glumpang Baro-Kecamatan Kembang Tanjong di tiga titik jebol.

Ditenggerai proyek itu selain dibangun dengan perencanaan tak matang juga terkesan dibangun asal jadi alias cilet-cilet.

Imum Gampong Meunasah Ukee, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Tgk Burhan (52), Sabtu (17/9) mengatakan, proyek pembangunan tebing penahan badan jalan yang terletak di lintasan Gampong Trueng Capli dengan menghubungkan dua Kecamatan Glumpang Baro-Kembang Tanjong sejak dua bulan lalu ambruk di tiga titik.

“Ini disebabkan pembangunan tanpa perencanaan yang matang sehingga mengesankan proyek 2016 tahun ini ditempat kami dibangun asal jadi alias cilet-cilet,” sebutnya yang dibenarkan warga lain.

Dari fakta pembangunan di lokasi, pembangunan tebing penahan ruas badan jalan itu dibangun dengan ditimpa dan digandeng dengan pondasi tebing penahan badan jalan sebelumnya.

Akibatnya, berat material yang tertumpu pada satu titik, dengan sendirinya mempermudah tekanan sehingga dalam kurun waktu yang relatif singkat dengan mudah jebol.

Selain itu, perencanaan yang tidak matang oleh dinas terkait, Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) dengan tidak dilakukan uji kekuatan tanah atau sondir juga memengaruhi dampak terhadap mutu bangunan yang dikerjakan oleh pihak rekanan.

Hanya saja, saat digerus air saluran pembuang tambak warga, tebing penahan itu langsung jebol. Malahan dibeberapa tebing penahan jalan mulai retak-retak akibat kondisi tanah yang labil.

“Warga meminta dinas serta rekanan pelaksana dapat memperbaiki kembali agar ¬†lintasan ruas jalan utama bagi masyarakat dua kecamatan ini tidak memunculkan korban terutama pada malam hari,” jelasnya. [Serambi]

Related posts