ilustrasi.(liputan6)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bek) Hari Santosa Sungkari mengatakan, Aceh memiliki potensi industri kreatif yang menjanjikan.

“Jika potensi industri kreatif di Aceh ini dikelola dan dikembangkan dengan baik, saya yakin akan banyak lahir pengusaha industri kreatif dari Aceh,” kata Hari Santosa Sungkari di Banda Aceh, Kamis (6/10).

Namun, lanjutnya, potensi industri kreatif tersebut belum digarap dengan baik. Terkadang, masih ada anggapan industri kreatif tersebut berbentuk usaha kerajinan.

Ads

Padahal, banyak bidang di industri kreatif. Selain kerajinan dengan produk suvenir, industri kreatif juga meliputi kuliner, arsitektur, desain interior, film, busana, seni pertunjukan, musik, penerbitan, dan lainnya.

Khusus untuk kerajinan, kata  Hari Santosa Sungkari, industri kreatif ini belum digarap dengan baik. Pelaku usahanya masih mengerjakan paruh waktu, sehingga hasil yang didapatkan tidak optimal.

“Padahal, kalau usaha kerajinan ini dikelola dan dikembangkan dengan baik, tidak tertutup kemungkinan bisa maju. Potensi industri kerajinan ini banyak di Aceh,” kata dia menyebutkan.

Menurut dia, pengembangan industri kerajinan tersebut harus menyeluruh. Tidak hanya kualitasnya, tetapi juga desain yang selalu terbarukan.

“Namun, desain ini juga harus memunculkan kearifan lokal, sehingga produk yang dihasilkan memiliki ciri khas daerah masing-masing, termasuk dari Aceh,” ungkap dia.

Untuk Aceh, lanjut dia, Badan Ekonomi Kreatif akan berupaya membantu pengembangan industri kreatif. Pihaknya akan mendatangkan instruktur serta membiayai pelatihan bagi pelaku industri kreatif tersebut.

“Kami juga akan membantu akses pemasaran dan permodalan. Dan yang perlu diingat, Badan Ekonomi Kreatif bukan memberi modal. Tapi membantu akses mendapatkan modal usaha,” kata Hari Santosa Sungkari. [Antara]

 

 

Ads