Plt Gubenur Aceh, Soedarmo. (JPNN)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Plt. Gubernur Aceh, Soedarmo mengatakan Majelis Adat Aceh memiliki peran strategis untuk membangun karakter masyarakat islami dan menjaga masyarakat dari pengaruh globalisasi yang merusak kehidupan masyarakat dan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Soedarmo saat melakukan kunjungan dan silarurrahmi ke kantor Majelis Adat Aceh, Jumat (04/11).

Menurutnya, keberadaan Majelis Adat Aceh sangat penting untuk menjaga masyarakat dari pengaruh luar yang merusak kehidupan masyarakat. Untuk itu keberadaan lembaga tersebut menurutnya harus terus di pertahankan.

AdsPHP Dev Cloud Hosting

“Banyak daerah lain yang terpengaruh karena tidak memelihara dan menjaga adat dan budaya,” kata Soedarmo.

Pada kesempatan tersebut, Soedarmo juga menyampaikan, sebagai salah satu mitra Pemerintah, Majelis Adat Aceh punya peran untuk mendidik masyarakat agar memilki sikap, tindakan dan pola pikir yang Islami.

Menjelang pilkada 2017 kata Soedarmo sudah muncul konflik-konflik kecil yang tidak menunjukkan sikap dan tingkah laku yang sesuai dengan Islam.

“Islam itu kan membawa kedamaian, jadi sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam kita harus bisa menjaga perdamaian di Aceh,” ujar Soedarmo.

Soedarmo berharap Majelis Adat Aceh baik di tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota agar dapat menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian dalam pelaksanaan pilkada serentak di Aceh.

“Jangan sampai keberadaan lembaga adat ini hanya menjadi simbol, budaya dan adat itu bukan hanya dilestarikan tapi juga dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Soedarmo seraya mengajak Majelis Adat Aceh untuk sama – sama membantu pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang Islami.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Aceh, Badruzzaman, sangat mengapresiasi kunjungan Plt. Gubernur Aceh, Soedamo untuk bersilaturrahmi dengan para pemuka dan tokoh Majelis Adat Aceh.

“Mudah-mudahan, tugas yang akan bapak emban selama menjadi plt Gubernur Aceh berjalan dengan baik dan dapat membawa Aceh lebih rukun dan damai,” kata

Badruzzaman menjelaskan bahwa mejelis adat aceh mempunyai beberapa tugas seperti melakukan pembinaan dan pemberdayaan lembaga adat dan tokoh tokoh adat, hukum adat, adat istiadat khazanah adat  dan penelitian adat istiadat.

Untuk melaksanakan berbagai tugas dan fungsinya kata Badaruzzaman, Majelis Adat Aceh membutuhkan banyak dana. Untuk itu ia barharap Pemerintah Aceh memberikan dukungan agar berbagai program dan kegiatan Majelis Adat Aceh dapat berjalan maksimal. [Randi/rel]

Ads
Artikel SebelumnyaJuara grup, Indonesia bertemu Korea
Artikel SelanjutnyaMilitan Suriah: hukum Ahok atau peluru kami yang menghukum