Ornop Langsa: jangan perkeruh pembenahan di RSUD Langsa

  • Whatsapp
RSUD Langsa. (Harianaceh.co.id)

Langsa (KANALACEH.COM)  – Sekitar 12 organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Non Pemerintah (Ornop) Kota Langsa  menghimbau semua pihak di Kota itu untuk tidak melakukan gerakan dan penyebaran isu yang bisa memperkeruh suasana, disaat pihak manajemen sedang melakukan pembenahan di lingkungan rumah sakit tersebut.

“Kami minta jangan berkomentar yang memperkeruh keadaan di RSUD Langsa karena saat ini pihak manajemen sedang melakukan pembenahan agar terwujudnya pelayanan kesehatan prima di sana,” sebut juru bicara Aliansi Ornop Kota Langsa, Sukma M Thaher di Langsa, selasa (10/1).

Menurut Sukma, Aliansi Ornop yang terdiri dari LSM Komunitas Rumoh Aceh, PeNA, AKSI, Piranti Bangsa, LAP, Jaringan Pemantau Pembangunan, Aldec, Lembaga Advokasi Rakyat, Seuramoe Institut, Forum Anak Bangsa, AMII dan  Sapma PP, sangat berkepentingan untuk menyampaikan pernyataan terkait beragam pemberitaan yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini.

Bahwa, diminta kepada seluruh personil RSUD Langsa mulai jajaran Direktur hingga tingkat terendah untuk terus bekerja maksimal dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya.

Apa bila terdapat isu yang menyebut adanya pemotongan intensif atau jasa medis di rumah sakit tersebut hanyalah opini tak beralasan yang terkesan mendeskriditkan pihak manajemen semata.

Padahal, berdasarkan data yang ada bahwa setiap pembayaran jasa medis dilakukan melalui transfer bank ke rekening masing-masing tanpa ada pemotongan biaya administrasi apapun.

Karenanya, pernyataan pihak tertentu di media masa sangat tendensius dan terindikasi adanya kepentingan politik yang coba bermanuver menjelang Pilkada 2017 sehingga memperkeruh suasana kerja di lingkungan RSUD Langsa.

Sukma juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak menerima mentah-mentah laporan terkait dugaan penyimpangan di RSUD. Karena laporan sedemikian itu adalah upaya memprovokasi dan memecah konsentrasi petugas dalam melakukan pelayanan kesehatan.

“Kita berharap semua pihak membantu direktur beserta jajarannya untuk bekerja optimal memberikan pelayanan kesehatan. Jangan malah buat kegaduhan,” tandas Sukma.

Selain itu, pihaknya menyambut gembira hasil Pansus DPRK Langsa terkait aksi demo sejumlah karyawan RSUD Langsa.

“Mari merujuk hasil Pansus. Bahwa ternyata ada segelintir oknum yang tidak puas dan mencoba bermain keranah politik,” sebutnya. [Erza]

Related posts