Tarmizi-Machsalmina terima kekalahan dengan lapang dada
Pasangan Nomor urut 1, Tarmizi Karim-Machsalmina Ali dan relawan gelar jumpa pers di media center pasangan ini, Sabtu (18/2). (Kanal Aceh/Randi)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Konstelasi politik pasca pencoblosan di pilkada Aceh semakin menghangat. Dua pasangan calon Gubernur Aceh saling klaim kemenangan dalam capaian suara sementara.

Namun, bagi Tarmizi Karim yang juga sebagai kandidat mengatakan hal itu tidak perlu dilakukan, pasalnya pihak penyelenggara belum mengumumkan hasil resmi yang terkait penghitungan suara secara keseluruhan.

“Saya pikir kita tidak perlu mengklaim, kita harus bersabar. Mari kita hargai penyelenggara pilkada,” ujar Tarmizi Karim pada jumpa pers di Media center Tarmizi Karim-Machsalmina Ali di Banda Aceh, Sabtu (18/2).

AdsPHP Dev Cloud Hosting

Dikatakannya, semua kandidat harus bersabar menunggu keputusan KIP Aceh dan tidak terburu-buru. Dalam menuntaskan proses pilkada kali ini, ia meminta penyelenggara pilkada harus bekerja maksimal, kemudian harus mampu memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat agar terwujudnya pilkada bersih, jujur dan adil.

“Dari proses yang tersisa beberapa hari lagi, semoga kita laksanakan dengan tanggung jawab. Sehingga nanti kita akan mendapatkan pemimpin yang benar-benar diharapkan oleh rakyat,” katanya.

Adapun perolehan real count yang diperoleh dari posko relawan Tarmizi-Machsalmina menempatkan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah teratas dengan jumlah 777.743 suara, sedangkan pasangan Muzakir Manaf – TA Khalid berjumlah 658.390. [Randi]

Ads
Artikel SebelumnyaDua unit perahu nelayan Singkil dibakar OTK
Artikel SelanjutnyaPengamat sebut pengembangan pariwisata masih berorientasi jangka pendek