Kekecewaan Marquez pada seri kedua MotoGP 2017

Kekecewaan Marquez pada seri kedua MotoGP 2017
Dokumentasi - Marq Marquez jatuh. (net)
--Ads--
loading...

(KANALACEH.COM) – Pemegang gelar juara dunia MotoGP 2017 dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, harus merelakan seri keduanya berlalu tanpa poin. Melesat sempurna dari posisi paling depan, membuat Marquez memimpin balap sejak awal.

Namun sayang, umumnya hanya sampai lap keempat, di mana dirinya harus terperosok jatuh pada tikungan kedua. Posisi terdepan lantas diambil alih langsung oleh Maverick Vinales, yang bertahan sampai 25 putaran rampung, dan menjadi juara.

“Saya berada di titik pengereman pada tikungan kedua, dengan tidak terlalu merebahkan motor, tapi saya mengunci ban depan dan akhirnya jatuh. Permasalahannya bukan di mana, kapan atau bagaimana, tapi hasil kali ini adalah nol poin untuk saya,” ujar Marquez, Senin (10/4).

Ads

“Ini benar-benar kesalahan saya. Tentu saja saya sangat kecewa dengan diri saya sendiri. Karena saya sudah mengatakan di Qatar kalau kesalahan pada awal musim akan sangat merugikan. Saya meminta maaf kepada tim dan untuk Honda,” ucap Marquez.

Ban

Seperti pebalap Honda lainnya, Marquez memasangkan ban kategori hard pada bagian depannya. Sementara duo rivalnya di tim Yamaha lebih memilih ban medium, untuk sisi depan dan belakang.

“Kami selalu membutuhkan ban depan yang keras untuk pengereman yang baik, memiliki stabilitas, dan ternyata ini adalah sesuatu yang bisa menghukum kami dalam balapan, karena kami mengambil lebih banyak risiko. Kami semua pembalap Honda memilih itu (ban hard), saya, Crutchlow dan Dani. Saya dan Dani jatuh, Crutchlow tetap di motor dan naik podium,” ujar Marquez.

Mengambil resiko untuk mengunakan ban hard pada laga di Qatar, menjadi satu hal yang disesalinya, karena hanya bisa bertahan di posisi keempat, tanpa bisa menyerang. Ban soft yang digunakannya terlalu cepat kehilangan grip pada aspal, di bawah tekanan hard braking.

“Di Qatar kami mencoba cari aman, tapi kami gagal. Namun kali ini kami berencana untuk mengambil resiko dengan memiliih ban hard, dan hasilnya kembali nihil. Tidak ada alasan, ini adalah kesalahan saya, dan harus belajar dari sini serta memperbaiki masa depan,” tutur Marquez. [Kompas]

Ads