Pencuri sandal di Masjid Taqwa Seutui dikenai sanksi adat

Pencuri sandal di Masjid Taqwa Seutui dikenai sanksi adat
Pencuri sandal diserahkan ke Keuchik Peuniti dari Polsek Baiturrahman, untuk diberikan sanksi adat atas perlakuannya, di Mesjid Taqwa, Seutui Banda Aceh, Rabu (12/7). (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Salah seorang pencuri sandal atau sepatu yang beroperasi di Mesjid Taqwa, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang tertangkap tangan terancam dikenai sanksi adat.

Sanksi adat tersebut akan diberikan kepada pelaku yang bernama Amiruddin ketika digelarnya sidang adat terbuka yang dilakukan oleh perangkat Gampong tempat tinggal pelaku di Gampong Peuniti.

“Sanksi adat terberat ialah dikeluarkan dari Gampong tempat dia tinggal, kalau tidak ya dikucilkan oleh masyarakat, “kata ketua Asosiasi Keuchik Se-Banda Aceh, Saifull Banta saat menyerahkan pelaku dari Polsek Baiturrahman ke Kepala Desa Peuniti, di Mesjid Taqwa, Banda Aceh, Rabu (12/7).

Ads

Sanksi Adat tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera bagi Amiruddin. Sebab, perlakuan Amiruddin termasuk dalam tindak pidana ringan yang diberikan hukuman percobaan selama tiga Bulan bila ia di meja hijaukan.

Wakapolsek Baiturrahman, Ipda Hazmin mengatakan, hukuman percobaan itu diberikan dengan catatan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kata dia, bila kedapatan mengulangi lagi akan di proses kembali.

“Jadi sanksi adat ini diharapkan bisa memberikan rasa malu dan efek jera bagi pelaku,” ujarnya.

Dikatakannya, Amiruddin ditangkap pada hari Selasa, (11/7) seusai shalat Ashar di Mesjid Taqwa. Ia ditangkap oleh pengurus Masjid yang sudah mengintainya sejak beberapa Bulan terakhir.

Barang bukti yang ditemukan dari tangan tersangka yaitu sepasang sepatu dan sandal. “Semuanya sudah dikembalikan kepada pemiliknya,” katanya.

Sementara itu pengurus Masjid Taqwa, Ust Saudi menyebutkan, pihaknya sudah sejak lama mengincar pelaku dengan menggunakan CCTV. Ia mengatakan, Amiruddin melancarkan aksinya sejak sebelum Bulan puasa.

“Sudah tujuh kali kita temukan dalam CCTV ia mencuri sandal dan sepatu di Masjid Taqwa,” ujarnya.

Ia beroperasi saat sholat Dzuhur dan Ashar. Sebab, lanjut Ust Saudi, pada jam tersebut banyak orang perkantoran yang menunaikan shalat berjamaah di Masjid Taqwa. Sepatu dan Sandal yang diincar pun berharga jutaan rupiah.

Pantauan Kanalaceh.com, saat diserahkan dari Polsek Baiturrahman ke Keuchik Peuniti di Masjid Taqwa, sempat terjadi aksi pemukulan oleh salah seorang warga yang mengaku pernah kehilangan sepatu di Mesjid tersebut. Namun, aksi itu tidak berlangsung lama ketika personel polisi melerai warga yang sudah naik pitam tersebut. [Randi]