Hanura Aceh serahkan nama-nama bakal calon yang ikut Pilkada 2018 ke pusat

Hanura Aceh serahkan nama-nama bakal calon yang ikut Pilkada 2018 ke pusat
Ketua TPD Hanura Aceh, Ibnu Rusdi (kiri) bersama Ketua Bappilu Hanura Aceh, Fauzan Febriansyah (tengah) menyerahkan berkas pendaftaran nama-nama bakal calon yang ikut pada Pilkada 2018 ke TPP DPP Hanura, Rabu (6/9). (Ist)
--Ads--
loading...

Jakarta (KANALACEH.COM) – Tim Pilkada Daerah (TPD) DPD Partai Hanura Aceh menyerahkan berkas pendaftaran nama-nama bakal calon yang ikut pada Pilkada 2018 wilayah Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Subulussalam ke Tim Pilkada Pusat DPP Partai Hanura.

Berkas itu diserahkan langsung oleh Ketua TPD Partai Hanura Aceh, Ibnu Rusdi didampingi Ketua Bappilu Partai Hanura Aceh, Fauzan Febriansyah ke Kantor Bappilu DPP Hanura, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (6/9).

Ketua TPD Partai Hanura Aceh, Ibnu Rusdi mengatakan bahwa untuk tahap berikutnya setelah penyerahan berkas adalah survey dan rapat komite.

Ads

“Survey dilakukan di Bulan September, kemudian Rapat Komite I di awal Oktober,” katanya kepada Kanalaceh.com, Rabu (6/9).

Ibnu Rusdi menyebutkan, untuk Pidie Jaya, yang mendaftar adalah H Sibral Malasyi yang merupakan pengusaha asal Ulee Glee. “Di Pidie Jaya Hanura non kursi. Jadi partai pendukung masih menunggu dinamika terbentuknya pasangan calon dan koalisi parpol,” jelasnya.

Untuk Aceh Selatan, sambungnya, yang mendaftar ada enam orang, yakni HT Sama Indra, H Azwir, H Mirwan, H Karman, H Darman dan Jaka Rasyid. “Dari keenam yang mendaftar ada tiga bakal calon yang tidak ikut proses tahapan sebelumnya yakni Pemaparan Visi dan Misi Bakal Calon, yaitu HT Sama Indra, H Darman dan H Karman,” ujarnya.

Ditambahkan Ibnu Rusdi, untuk Subulussalam yang mendaftar ada dua nama, yakni Affan Alfian Bintang yang merupakan Ketua DPC Hanura Subulussalam dan Asmauddin yang menjabat sebagai Kadisperindag Aceh.

Ketua Bappilu Hanura Aceh, Fauzan Febriansyah menambahkan, dari semua nama yang masuk akan di survey. Sedangkan nama-nama lain yang beredar sebagai calon juga tetap akan disurvey untuk dilihat elektabilitasnya.

“Kita akan menunggu hasil survey, baru kita akan kaji pada Rapat Komite I sekaligus melihat peta pasangan calon dan peta koalisi partai,” jelas Fauzan. [Aidil Saputra]